Virus Corona

Virus Corona Diduga Mutasi74 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess akan Dikarantina 28 Hari,

Masa karantina 74 WNI yang berada di kapal pesiar Jepang Diamond Princess akan ditambah 28 hari. Kementerian Kesehatan menyebut kara

AFP/BEHROUZ MEHRI via Kompas.com
Kapal pesiar Jepang Diamond Princess 

POS KUPANG.COM-- – Masa karantina 74 WNI yang berada di kapal pesiar Jepang Diamond Princess akan ditambah 28 hari.

Kementerian Kesehatan menyebut karantina tersebut menyusul dugaan virus corona telah bermutasi.

Sebelumnya masa karantina WNI yang baru tiba dari wilayah yang terpapar virus corona seperti Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, hanya 14 hari.

Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020).
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). (KOMPAS.com/AFP/STR/CHINA OUT)

“Khusus yang dari kapal dari Jepang ini kita buat kebijakan akan 2 kali masa inkubasi. Kita akan lakukan masa observasi selama 28 hari,” kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto di kantornya, Jumat (21/2/2020).

"Artinya setelah diputuskan pemerintah Jepang negatif dan boleh diambil, maka kita akan melakukan proses observasi 2x14 hari," tambahnya.

Pasien virus corona di rumah sakit Wuhan, China mulai membaik setelah diberi obat anti malaria
Pasien virus corona di rumah sakit Wuhan, China mulai membaik setelah diberi obat anti malaria (EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT)

Yurianto menjelaskan, mutasi COVID-19 mengakibatkan virus tersebut dapat menginfeksi seseorang dan membuat mereka positif meski tanpa diikuti gejala klinis berat maupun ringan.

Dengan demikian, penyebaran virus ini mulai nampak seperti penyebaran virus flu musiman pada umumnya.

Ia menambahkan, pemerintah Jepang telah melakukan screening kesehatan terhadap seluruh penumpang dan kru kapal pesiar Diamond Princess, termasuk para WNI.

Proses screening tersebut ditargetkan selesai 21 Febuari dan akan diumumkan hasilnya pada 22 Februari 2020.

Jika hasil screening tersebut menyatakan negatif, maka negara asal kru dan penumpang dapat menjemput mereka.

Ratusan pasangan di aula kota Bacolod, Pulau Negros, Filipina, berciuman sembari mengenakan masker dalam acara menikah massal di tengah wabah virus corona.
Ratusan pasangan di aula kota Bacolod, Pulau Negros, Filipina, berciuman sembari mengenakan masker dalam acara menikah massal di tengah wabah virus corona. (Reuters via Daily Mirror)
Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved