Info Terkini: Virus Corona Diduga Telah Bermutasi, Simak Penjelasan Kemenkes Achmad Yurianto

Info terkini: virus vorona diduga telah bermutasi, simak penjelasan Kemenkes Achmad Yurianto

KOMPAS.com/AFP/STR/CHINA OUT
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). 

Info terkini: virus vorona diduga telah bermutasi, simak penjelasan Kemenkes Achmad Yurianto

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan kapal pesiar Diamond Princess yang berada di perairan Yokohama, Jepang. Apalagi, status kapal pesiar Diamond Princess meningkat menjadi episentrum baru penyebaran virus corona jenis baru atau COVID-19.

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menjelaskan, peningkatan status ini terjadi setelah muncul dugaan virus corona yang menyebar di kapal tersebut mulai mengalami mutasi baru. Mereka yang berada di dalam kapal itu disebut sangat mungkin tertular.

Simak Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai Sempor

"Karena dari beberapa referensi yang kami baca, kelihatannya sekarang justru positif tetapi gejala klinisnya semakin ringan. Bahkan beberapa dilaporkan (positif) tanpa gejala atau asimptomatik," kata Yurianto di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Secara rinci, ia menuturkan, saat ini COVID-19 mulai bergeser layaknya flu musiman pada umumnya. Dalam hal ini seseorang dapat terjangkit virus yang menyebar pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu tanpa adanya gejala yang selama ini muncul.

Simak Kronologi Mahasiswi Kedokteran Unpad Jatinangor Lolos dari Korban Pemerkosaan

"Ini kok orang misalnya panasnya tidak tinggi, tapi kok positif. Berarti agak berubah ini virusnya," ujarnya.

Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyebaran di Tanah Air, pemerintah berencana menambah masa karantina 74 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal tersebut saat nantinya dipulangkan di Tanah Air.

Keputusan pemulangan para WNI tersebut saat ini masih menunggu proses screening kesehatan dari Pemerintah Jepang selesai.

Rencananya, Pemerintah Jepang akan mengumumkan hasil screening tersebut pada 22 Februari 2020. Jika tidak ada yang positif terjangkit virus, maka mereka dapat kembali ke Tanah Air.

Sementara, empat WNI lainnya yang sebelumnya telah dinyatakan positif, saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Shiba dan Tokyo.

"Kewaspadaannya makin ditingkatkan bukan makin diturunkan, sehingga dari epicentrum sekarang kebijakan karantina diharapkan 2x14 hari, dua kali episode inkubasi. Karena ada informasi dari China, gejalanya itu baru muncul di hari ke-20," ujarnya. (Kompas.com/Dani Prabowo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona Diduga Telah Bermutasi, Kemenkes: Tanpa Gejala Bisa Positif", https://nasional.kompas.com/read/2020/02/21/16 551751/virus-corona-diduga-telah-bermutasi-kem enkes-tanpa-gejala-bisa-positif.

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved