AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump?

AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump?

AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump?
Twitter/Oritte Then
AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump? 

AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump?

POS-KUPANG.COM -  AS Umumkan Indonesia Masuk Daftar Negara Maju, Goodbye Negara Berkembang, Apa Motif Donald Trump?

Selamat tinggal status negara berkembang. Indonesia beranjak dari status negara berkembang menjadi negara maju. Benarkah? 

Ya, Amerika Serikat (AS) malalui Kantor Perwakilan Perdagangan atau Office of the US Trade Representative (USTR) di Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) mengeluarkan Indonesia dari daftar negara- negara berkembang lalu memasukkannya sebagai negara maju.

Seperti dilansir dari Business Insider, Sabtu (22/2/2020), kebijakan itu dilakukan pemerintah Donald Trump untuk mengurangi jumlah negara-negara yang selama ini dianggap mendapatkan perlakuan istimewa.

Jadwal Acara TV Sabtu 22 Februari 2020 SCTV GTV Indosiar. Ada MasterChef di RCTI, Bioskop Trans TV

Besok, Finalis Putri Indonesia Pra Karantina di Labuan Bajo

Rapat Umum Hiskiwira Revisi Arah & Kebijakan Organisasi Mahasiswa

Menyandang status sebagai negara berkembang memang menguntungkan dari sisi perdagangan. Ini karena barang impor dari negara berkembang yang masuk ke AS mendapatkan bea masuk yang lebih rendah ketimbang komoditas negara maju.

Aturan memberikan perlakukan istimewa dalam perdagangan bagi negara-negara berkembang ditujukan untuk membantu negara-negara tersebut keluar dari kemiskinan.

Indonesia tak sendiri. Negeri Paman Sam itu juga mengeluarkan negara-negara lain dari daftar negara berkembang. Beberapa di antaranya adalah negara anggota G20, seperti Argentina, Brazil, India, dan Afrika Selatan.

Sebagai contoh Afrika Selatan. AS mengeluarkan negara itu karena dianggap sebagai anggota G20 yang kekuatan ekonominya cukup diperhitungkan.

Namun, jika diukur dari pendapatan nasional bruto per kapita, Afrika Selatan sebenarnya masih tergolong sebagai negara berkembang.

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved