Berita Kriminal

Seorang Muazin di London Inggris Ditikam Saat Berusaha Melindungi Imam Sholat

Sebuah Insiden penikaman kembali terjadi di sebuah masjid di Inggris Kamis (20/2/2020) saat jamaah Ashar hendak melakukan sholat

BBC
Tersangka penyerangan muazin Masjid di London Inggris 

"Kami dengar muazin, ia berteriak. Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi.

"Dia kehilangan banyak darah. Penyerang menikamnya 1 kali. Pisaunya seperti pisau dapur, hanya seukuran 12 cm.

"Selanjutnya, 20 pria melompat ke arahnya. Salah satunya menendangnya di punggungnya agar si penyerang terjatuh.

"Penyerang ada di belakang Imam saat itu. Korban baru saja memulai salatnya dan mengucap 'Allahu Akbar' dan lima detik kemudian dia ditikam di bahu kanannya.

"Umurnya sekitar 30 tahun, mungkin berkebangsaan Albania.

Kerusuhan SARA di Myanmar: Rumah Ibadah Dibakar, Keamanan Diperketat

"Aku melihat penyerang pertama kali 6 bulan yang lalu. Korban sendiri telah menjadi takmir sejak tahun 1991. Kami semua terkejut. Tidak pernah ada hal seperti ini sebelumnya."

Dalam sebuah video di Twitter, salah seorang saksi mengatakan jika yang hendak diserang sebenarnya adalah Imam.

"Imam, sebelum memimpin salat, tiba-tiba hendak diserang oleh orang rasis dan teroris yang datang dan hendak menikamnya di leher.

"Dia awalnya hendak menyerang Imam, tetapi Muazin berusaha melindunginya. Lalu Muazin ditusuk di lehernya."

Dalam video yang diunggah oleh komunitas amal Mend Community, saudara sang Imam, Syeh Ashiqur Rahman mengatakan jika Muazin telah menyelamatkan nyawa saudaranya.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved