Minggu, 26 April 2026

Berkunjung ke Australia

Rombongan AMI Lihat Motor Tempo Doeloe di Australia

Warga Indonesia yang tergabung dalam komunitas diaspora, sangat antusias menerima rombongan Banchmarking Museum Perth dan Tourism.

Penulis: Ferry Jahang | Editor: Ferry Jahang
ISTIMEWA
ISTIMEWA Rombongan AMI sedang berpose di Westren Australian Botanic Garden 

Rombongan AMI Lihat Motor Tempo Doeloe di Australia

Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Ferry Jahang

ISTIMEWA
Rombongan AMI sedang berpose di Westren Australian Botanic Garden

ISTIMEWA

Rombongan AMI sedang berpose di Westren Australian Botanic Garden 

POS-KUPANG.COM, PERTH-Rombongan Asosiasi Museum Indonesia(AMI ) Banchmarking di Perth Australia. Rombongan AMI yang berjumlah 21 orang ini dipimpin Sekjen Drs. Sigit Gunarjo,M.M dan Leader Tour Flapianus Rudy P.

Menurut laporan yang diterima POS KUPANG.COM dari Dr. Frans Sales, SPd, MM dari AMIDA NTT, Jumat (21/2) , rombongan terdiri dari perwakilan Pengurus AMI pusat dan AMIDA se Indonesia.

Rombongan berangkat dari Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali (18/02) menuju Bandara Internasional Perth Australia.

Rombongan AMI disambut Ketua Diaspora Masyarakat Indonesia di Perth Australia. Theodorus bersama Ibu Lilly.

Rombongan juga disambut Udaya Halim bersama istrinya sebagai guide tour dan sejumlah pengurus Diaspora komunitas masyarakat Indonesia di Perth.

Warga Indonesia yang tergabung dalam komunitas diaspora, sangat antusias menerima rombongan Banchmarking Museum Perth dan Tourism.

Usai ramah tamah, rombongan melakukan kunjungan ke Museum dan Galery Headcot untuk melihat artefak-artefak, desain ruangan dan tata letak. Juga hasil karya-karya seni siswa/i yang dipajang di ruangan tersebut.

Acara kunjungan di Museum dan Galeri Headcot diakhiri dengan penyerahan cinderamata berupa souvenir Sekjen AMI pusat Drs. Sigit Gunarjo, MM dan selendang batik dan kipas angin Batok oleh Ahmad, perwakilan peserta dari Museum Batik Indonesia.

Pada hari kedua, rombongan AMI melakukan kunjungan ke sejumlah museum di Perth seperti Museum Coklat Pertanian, Museum Motor dan Revolutions Transport Museum.

ISTIMEWA
Dr.  Frans Sales, SPd, MM dari AMIDA NTT

ISTIMEWA

Dr. Frans Sales, SPd, MM dari AMIDA NTT 

Di Museum Coklat Pertanian rombongan yang dipandu guide tour Udaya Halim juga adalah salah satu pengurus Diaspora Comunitas Masyarakat Indonesia yang ada di Perth Australia.

Udaya Halim juga pemilik Museum yang bernama Benteng Haritage di Tangerang Jakarta.

Di Museum Motor, rombongan melihat dan menyaksikan jenis kendaraan bermotor roda dua dan roda empat dari masa lampau dan masa terkini.

Sedangkan di Revolution Transport Museum rombongan diterima pimpinan yang memberi penjelasan terkait keberadaan museum tersebut.

Usai berdiskusi, rombongan mengexplor setiap ruangan dan taman di museum tersebut seperti jenis artefak-artefak revolution transpor Museum.

Juga menyaksikan alat transportasi tradisional seperti kuda, kareta kayu, sepeda, motor, sampai bus modern.

Kegiatan diakiri pemberian cindera dan makan siang bersama dengan sejumlah anggota komunitas diaspora Perth. Makan siang berlangsung di Taman Revolution Transport Museum Perth dalam suasana rileks, santai, dengan penuh keakraban. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved