Pembunuhan di Ende

Tersangka Pelaku Pembunuhan Korban PB di Wolotopo Timur Ende Diancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Oknum tersangka pelaku pembunuhan korban PB di Desa Wolotopo Timur Ende diancam hukuman 7 tahun penjara

POS-KUPANG.COM/Romualdus Pius
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin memberikan keterangan pers, Kamis (20/2/2020). 

Oknum tersangka pelaku pembunuhan korban PB di Desa Wolotopo Timur Ende diancam hukuman 7 tahun penjara

POS-KUPANG.COM | ENDE - Tersangka pelaku pembunuhan kepada korban PB, Warga Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona,Kabupaten Ende pada, Selasa (18/2/2020) diancam hukuman 7 tahun penjara.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu dalam keterangan pers kepada wartawan di Mapolres Ende, Kamis (20/2/2020).

Tersangka Pelaku YWD Belum Bisa Diambil Keterangan, Ini Alasannya

Yang bersangkutan, ujar Kapolres Achmad disangka melanggar pasal 351 Ayat (3) KUHP ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Dalam kejadian itu polisi mengamankan barang bukti berupa satu batang kayu berbentuk bulat dengan panjang 90 cm.

Kayu tersebut dipergunakan tersangka untuk melakukan penganiyaan kepada korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pelaku Pembunuhan di Wolotopo Timur Ende Diduga Alami Gangguan Jiwa Musiman

Sebelummya diberitakan, YWD (40) , Wiraswasta, Alamat Dusun Wawo Sumba, Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende,ditangkap polisi setelah yang bersangkutan diketahui melakukan penganiyaan berat kepada korban, PB Buga, warga setempat, Selasa (18/2/2020).

Akibat tindakanya itu korban meninggal dunia. Sebelumnya di tahun 2018 yang bersangkutan diketahui membunuh anak kandungnya sendiri.

Saat ini tersangka pelaku pembunuhan YWD kepada korban PB, warga Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Selasa (18/2/2020) belum bisa dimintai keterangan karena diduga mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Achmad mengatakan rencana tindak lanjut dari kasus pembunuhan itu karena diduga tersangka (YWD) mengalami gangguan jiwa, dan sampai saat ini belum bisa di mintai keterangannya terkait kasus tersebut.

"Maka penyidik akan segera memeriksa kejiwaan tersangka (YWD) dengan membawa ke RSJ Oenasu Kupang," ujar Kapolres Achmad.

Dikatakan proses penyidikan akan dilanjutkan setelah mendapat hasil kejiwaan tersangka dari Dokter RSJ Naimata Kupang.

Saat ini tersangka ditahan di Polsek Ndona, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Sebelummya diberitakan, YWD (40), Wiraswasta, Alamat Dusun Wawo Sumba, Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende,ditangkap polisi setelah yang bersangkutan diketahui melakukan penganiyaan berat kepada korban, PB Buga, warga setempat, Selasa (18/2/2020).

Akibat tindakanya itu korban meninggal dunia. Sebelumnya di tahun 2018 yang bersangkutan diketahui membunuh anak kandungnya sendiri. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved