Politisi Demokrat Benny K Harman Sebut Yasonna Melakukan Pembohongan Publik

Politisi Demokrat Benny K Harman Sebut Yasonna Melakukan Pembohongan Publik Politisi Demokrat Benny K Harman Sebut Yasonna Melakukan Pembohongan Publi

Politisi Demokrat Benny K Harman Sebut Yasonna Melakukan Pembohongan Publik
(KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI )
Anggota Komisi III Fraksi Demokrat Benny K Harman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). 

Politisi Demokrat Benny K Harman Sebut Yasonna Melakukan Pembohongan Publik

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Tim Gabungan bentukan Kementerian Hukum dan HAM yang menyebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tidak bersalah dalam memberikan informasi terkait mantan caleg PDI-P Harun Masiku

Namun penilain lain disampaikan politisi Partai Demokrat yang juga anggota DPR RI, Benny K harman

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman tak sepakat dengan pernyataan Tim Gabungan bentukan Kementerian Hukum dan HAM yang menyebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tidak bersalah dalam memberikan informasi terkait mantan caleg PDI-P Harun Masiku.

"Sudah jelas kok, mau bohong-bohong lagi? Yasonna jelas melakukan pembohongan publik titik," kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Curhat Veronica Tan Balasan Saat Ahok Bahas Perceraian, Eks BTP: Sudah Terjadi Mau Diapain

Detik-detik Ashraf Sinclair Dijempt Mat, BCL Tak Sadar Hingga Bercanda dan Ngobrol Biasa Saja

Ashraf Sinclair Meninggal, Ini Perbedaan Perih & Nyeri di Dada Karena GERD dan Serangan Jantung

GILA Suami dan Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Hubungan Badan Betiga Mirip Film Porno, Kelainan?

Baca juga: Soal Informasi Harun Masiku, Tim Gabungan Sebut Yasonna Tak Bersalah Benny juga meragukan, temuan tim gabungan yang menyatakan terdapat ketidaksinkronan data yang terdapat pada Pusat Data Keimigrasian (Pusdakim).

Menurut dia, temuan itu hanya untuk mendukung alibi Yasonna. "Jangan cari-cari alasan. Tim investigasi itu jangan dipakai untuk membenarkan alibi-alibi yang tidak masuk di akal sehat publik," kata Benny.

"Dari awal saya sudah menduga tim ini dibentuk untuk membenarkan alibi yang disusun oleh Menkumham," ucap politisi Partai Demokrat itu.

Lebih lanjut, Benny mengatakan, investigasi yang dilakukan majalah Tempo sudah sangat jelas memperlihatkan keberadaan Harun Masiku. Oleh karena itu, ia meminta Presiden Jokowi membentuk tim untuk mencari Harun Masiku.

"Kalau pemerintah, Presiden Jokowi mau bentuk tim verified untuk cari Harun Masiku, fokus di situ saja, jangan tim itu dibentuk untuk benarkan alibi yang disusun Menkumham," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved