Pembunuhan di Ende

Begini Cara Pelaku YWD Membunuh PB di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Ende

Begini cara pelaku YWD membunuh PB di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Ende

POS-KUPANG.COM/Romualdus Pius
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin memberikan keterangan pers, Kamis (20/2/2020). 

Begini cara pelaku YWD membunuh PB di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Ende

POS-KUPANG.COM | ENDE - Korban PB dibunuh oleh pelaku YWD pada saat yang bersangkutan sedang membentang benang tenun di halaman rumahnya, Selasa (18/2/2020) di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu dalam keterangan pers kepada wartawan di Mapolres Ende, Kamis (20/2/2020).

BREAKING NEWS: Seusai Bunuh Anaknya Warga Ende Ini Habisi Juga Tetanggganya

Dikatakan saat korban sedang menenun tiba - tiba tersangka (YWD), datang dari arah belakang korban dan langsung memukul kepala korban dengan sebatang kayu, sehingga korban berteriak dan didengar oleh saksi Marselina Ayunita Mina (anaknya), dan saksi langsung keluar dari dalam rumah.

Saat di pintu depan melihat tersangka kembali memukul kepala korban dengan kayu yang sama pada bagian kepalanya sehingga saat itu juga saksi berteriak minta tolong, dan datang saksi Kasmir bersama warga kampung lainnya, dan saat itu juga tersangka melarikan diri ke kebun.

Anda Wajib Pajak? Ini Batas Waktu Pelaporan SPT Tahunan di 2020, Jangan Sampai Telat

Warga masyarakat mengejar tersangka (YWD), dan tersangka berhasil ditangkap di kebun kemiri sekitar 2 km dari TKP.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Ende untuk mendapatkan pertolongan, dan pada jam 18.30 wita korban dinyatakan meninggal dunia.

Dikatakan sesuai hasil penyelidikan antara korban (PB) dan tersangka (YWD) tidak pernah ada masalah sebelumnya.

Sebelummya diberitakan, YWD, (40), Wiraswasta, Alamat Dusun Wawo Sumba, Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende,ditangkap polisi setelah yang bersangkutan diketahui melakukan penganiyaan berat kepada korban, PB Buga, warga setempat, Selasa (18/2).

Akibat tindakanya itu korban meninggal dunia. Sebelumnya di tahun 2018 yang bersangkutan diketahui membunuh anak kandungnya sendiri. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved