Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi

Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi

Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi 

Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi

POS-KUPANG.COM|SOE -- Keluarga Korban Pembunuhan Yornimus Nenabu Buka Suara, Ungkap Fakta Baru Polda NTT Siap Eksekusi

Yoik Nenabu, anak kedua dari korban pembunuhan di jalur 40 Kupang (Yornimus Nenabu) mengaku tak mengenal ke enam pelaku yang sudah diamankan pihak Polda NTT.

Walau ke enamnya berasal dari Kabupaten TTS bahkan ada yang bermarga Nenabu, Yoik mengatakan pihak keluarga mengenal satu pun pelaku.

"Dari enam orang yang diamankan kami tidak mengenal satu pun pelaku. Memang ada yang marga sama dengan kami, tapi kami tidak kenal," ungkap Yoik kepada pos kupang.com, Senin (17/2/2020) pagi.

17 Tahun Mekar, Baru Pertama Kali Anggota DPRD Kupang Hadiri Musrenbangcam Amfoang Barat Daya

Bak Kisah Cinta Habibie Ainun Muda BCL Ashraf Sinclair Kenal Saat Interview LDR Pacaran Cuma Setahun

2 Teman Perempuan Lain Malah Merekam, Siswi SMA di Maluku Diperkosa 2 Pria Usai Pesta Miras, Info

Mewakili pihak keluarga, Yoik mengucapakan terima kasih kepada Polda NTT yang telah berhasil menangkap enam pelaku yang diduga telah menghabisi nyawa sang ayah. Namun hingga kini, teka-teki siapa otak dibalik kasus pembunuhan tersebut serta motifnya masih menjadi tanda tanya bagi pihak keluarga dan masyarakat.

Pihak keluarga sendiri meyakini jika kasus tersebut merupakan kasus pembunuhan berencana, oleh sebab itu pasti ada otak yang merencanakannya.

"Kami berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini sampai ke otak perencanaannya. Kami yakin ini kasus pembunuhan berencana karena para pelaku sudah menyiapkan mobil pick up untuk mengangkut dan membuang mayat korban," ujar anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Pihak keluarga sendiri hingga saat ini masih bertanya-tanya siapa dan apa motifnya hingga tegah menghabisi nyawa korban. Walaupun enam terduga pelaku telah diamankan, namun pihak keluarga belum memiliki gambaran siapa pelaku dan otak dari kasus pembunuhan tersebut.

"Kalau mau bilang motif utang piutang atau saingan bisnis kami rasa tidak karena sejak tahun 2007 Bapak sudah tidak kerja proyek dan hanya kasi sewa tenda jadi. Sampai sekarang kami juga masih tanda tanya, otak dari ini semua siapa dan motifnya apa," sebutnya.

Halaman
1234
Penulis: Dion Kota
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved