LBW Borneo Karate Open Tournament

Frans Fernando Dapat Penugasan dari PB Forki Sebagai MLP

Sebagai MPL yang ditugaskan dalam turnamen ini, dirinya bertugas untuk memantau jalannya kejuaraan tersebut.

Frans Fernando Dapat Penugasan dari PB Forki Sebagai MLP
Istimewa
Sihang Kancho Fransiscus Fernando saat menjalankan kepercayaan PB Forki sebagai MPL dalam LBW Borneo Karate Open Tounament dan Festival di Samarinda. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua Umum PB Shotokan Karate-Do Indonesia (Shoto-Kai), Sihang Kancho Fransiscus Fernando yang juga duduk sebagai anggota Musyawarah Lembaga Perguruan (MLP) PB FORKI, mendapat penugasan dari PB FORKI. Kancho Frans akan memantau dan mengawasi LBW Borneo Karate Open Tounament dan Festival di Samarinda.

Karate Open Turnamen itu sendiri berlangsung sejak tanggal 14 Februari 2020 dan berakhir Minggu (16/2) di GOR Sergiri Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat dihubungi, Frans Fernando -sapaan akrabnya-menyebutkan, penugasannya sebagai MLP pada Open Turnamen tersebut tertuang dalam surat tugas Nomor 155/PB-FORKI-Sekjen/ST/II/2020 yang ditandatangani Sekjen PB FORKI, Raja Sapta Ervian tanggal 11 Februari 2020.

Dalam surat tugas tersebut dirinya ditugaskan bersama Arif Nugraha (DKI Jakarta) yang bertindak sebagai Dewan Wasit, serta empat orang wasit/juri yakni Endah Jubaidah (Jabar), Suwandi (DKI Jakarta), Andi Nahruddi serta Muslimin Russeng, keduanya dari Sulsel.

Sebagai MPL yang ditugaskan dalam turnamen ini, dirinya bertugas untuk memantau jalannya kejuaraan tersebut. Dia juga mengawasi kinerja dewan wasit dan para wasit/juri dalam kejuaraan ini.

"Ini bentuk kepercayaan PB Forki kepada saya. Sebagai anggota MLP tentunya saya harus menjalankan tugas dan kepercayaan ini dengan sebaik mungkin," kata Fernando.

Dijelaskannya, LBW Borneo Karate Open Turnamen dan Festival ini sendiri merupakan kejuaraan karate se-Kalimantan bertaraf internasional yang di gelar untuk ketiga kalinya. Panitia mengundang juga peserta dari luar Indonesia, terutama Malaysia dan Brunai Darusalam.

"Peserta yang mengikuti open tournament ini sendiri mencapai 815 orang peserta." jelasnya.

Turnamen ini merupakan ajang yang ketiga kalinya diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Samarinda ke-352 tahun, sekaligus wadah pembinaan atlet karate. Ketua Panitia LBW Borneo Karate Open Tournament & Festival 2020, Inphil Jonathan menerangkan, dari hasil pertandingan saat ini, terlahir sejumlah juara baru. Namun, sejumlah kelas lainnya masih didominasi oleh atlet lama yang sudah malang melintang pada kejuaraan lainnya.

"Beberapa ada yang baru, tapi masih didominasi dengan atlet lama. Ini menunjukan atlet lama tetap konsisten berlatih," ungkapnya.

Menurutnya, dari hasil laga yang sudah dilaksanakan, terdapat tiga Dojo maupun perguruan yang bersaing ketat untuk mendapatkan juara umum, diantaranya Mulawarman, Inkado Provinsi Kaltim dan Lebah Bukit Wira (LBW). **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved