Camat Hildegard Sebut 7 Desa Tidak Ada Signal

-Camat Keo Tengah, Hildegard Mutha Kasi menyebutkan terdapat 7 desa dalam wilayahnya yang merupakan blind spot atau wilayah tanpa jaringan telepon.

Camat Hildegard Sebut 7 Desa Tidak Ada Signal
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Warga Kotakeo saat mencari singal di Desa Kotakeo Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo, Selasa (18/2/2020). 

Camat Hildegard Sebut 7 Desa Tidak Ada Signal

POS-KUPANG.COM | MBAY --Camat Keo Tengah, Hildegard Mutha Kasi menyebutkan terdapat 7 desa dalam wilayahnya yang merupakan blind spot atau wilayah tanpa jaringan telepon.

"Di Kecamatan Keo Tengah terdapat 7 desa yang belum memiliki jaringan telepon. Desa-desa tersebut antara lain Desa Ladolima, Ladolima Timur, Ladolima Utara, Ngera, Lewangera, Wajo dan Kotadirumali," ungkap Hildegard, Selasa (18/2/2020).

Hildegard menyampaikan ketiadaan signal tersebut sangat mengganggu kelancaran tugas dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Keo Tengah.

"Selain menyulitkan masyarakat berkomunikasi dan mengakses informasi, ketiadaan jaringan pada 7 desa tersebut mempengaruhi tugas para aparatur desa,"ujarnya.

Hildegard menyatakan saat ini para aparat desa diwajibkan menggunakan sistem e-report secara online.

Para kepala desa harus membuat laporan keuangan secara online, harus pula menginput RKPDes secara online dan laporan-laporan lainnya juga harus secara online.

Karena signal tidak ada, Kades terpaksa harus mencari signal atau datang ke Kota Mbay ibu kota Kabupaten Nagekeo untuk membuat e-report.

"Karena ketiadaan signal, para aparat desa tersebut terpaksa harus ke Mbay," jelasnya.

Hildegard menyatakan hal yang sama juga terjadi di pusat Kecamatan Keo Tengah.

"Kadang-kadang, jaringan di kecamatan juga tidak stabil, sehingga kami harus ke Mbay," tambahnya.

Hildegard berharap agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi.

Renungan Harian Katolik Selasa 18 Februari 2020 Indahnya Memahami Markus 8: 14-21

Selama 2 Hari Operasi Bibir Sumbing Gratis Berlangsung di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng

"Semoga segera ada signal telepon yang baik dan stabil di wilayah kami. Dengan demikian tidak perlu ada biaya tambahan bagi aparat desa untuk pergi ke ibukota kabupaten. Laporan dan perencanaan pun akan dapat diinput tepat waktu," ujar dia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved