Breaking News:

Tamu Kita

Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong: Petani Manggarai Harus Maju

Dandim 1612 Manggarai, Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong, ingin masyarakat dan petani Manggarai maju dan merubah pola pikir.

Penulis: Aris Ninu
Editor: Apolonia Matilde
Dokumentasi keluarga
Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong, bersama keluarga 

Setelah ke Manggarai, Anda memimpin tiga kabupaten, apakah sudah diinformasikan sebelumnya?
Saya sudah tahu setelah ada proses menelepon, serah terima dari pejabat lama. Merekalah yang menginformasikan terkait kondisi di daerah Manggarai.

Menjadi Dandim Manggarai Anda membuat perkebunan hortikultura, apa tujuanya ?
Kami memiliki program hortikultura sejak tahun 2017. Kalau tidak salah, waktu itu TNI Angkatan Darat dengan Kementerian Pertanian dalam rangka ketahanan pangan nasional dan mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan nasional. Kami dilibatkan secara langsung untuk mendukung program dari Kementerian Pertanian mewujudkan Swasembada pangan nasional yang kita sebut dengan program Pajale, berupa padi, jagung dan kedelai. Bagaimana bisa menjadi swasembada di bidang itu? Secara nasional diwadahi, kemudian begitu saya masuk di sini, programnya ada, sehingga saya mulai memetakan. Apa potensi yang mungkin bisa diberikan kontribusi bagi masyarakat? Saya pikir di Manggarai bagus membuat kebun contoh untuk tanaman holtukultura.
Tujuannya untuk mengedukasi dan memotivasi masyarakat.

Ini Agenda Kunjungan AHY di NTT

Apa harapan Anda kepada masyarakat?
Menginspirasi dan memotivasi masyarakat karena secara umum saya melihat masih banyak tanah yang belum dikelola secara optimal. Kalaupun sudah dikelolah juga tidak optimal. Saya berharap agar aset yang dimiliki masyarakat, harus dikelolah dengan baik agar menghasilkan dan meningkatkan ekonomi.

Apa harapan Anda terhadap pemerintah daerah?
Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian harus fokus di bidang-bidang yang berpotensi. Dan, saya pikir berholtikultura merupakan salah satu program unggulan. Mereka harus fokus di bidang ini.
Saat ini, Labuan Bajo adalah daerah wisata dunia, sehingga program kebun holtikultura ini harus dijaga. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu membangun misi yang sama. Kalau dulu bertani tidak pikirkan pasarnya, tetapi sekarang pasar sudah ada, silahkan petani fokus di bidang pertanian yang mana untuk memenuhi kebutuhan pasar yang makin maju dan berkembang.
Petani perlu didorong mengoptimalkan lahannya untuk menghasilkan produksi.
Anda bertanggung jawab di tiga kabupaten di Manggarai Raya, bagaimana Anda melaksanakan tugas tersebut?
Saya mempunyai staf di Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat. Saya ingin mereka menjadi jembatan dengan pemerintah pemerintah daerah dan masyarakat. Sepanjang bisa saya kerjakan yang baik, tentu pasti masih ada saja kurangnya.

Live Streaming MNCTV Persija Jakarta vs Madura United Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020

Secara umum masih kekurangan anggota di lapangan. Bagaimana menurut Anda?
Ya benar, bukan hanya Manggarai, tetapi Provinsi NTT, dari organisasi satuan Korem dan Kodim memang kurang personil.
Menyadari permasalahan ini, ada kebijakan pimpinan Angkatan Darat memprioritaskan rekrutmen prajurit bagi putra-putra daerah NTT. Apalagi di wilayah tugas Kodim Manggarai, ada 33 kecamatan, sementara Koramil 18, desanya 516.

Dua kabupatan yakni Manggarai dan Manggarai Barat akan ada Pilkada tahun 2020. Apa pesan Anda?
Anggota TNI harus netral dan tegak lurus dari atas. Itu yang pertama. Secara internal dulu menjaga bahwa prajurit TNI harus netral, tidak ada terlibat dalam urusan politik praktis.
Kedua, kepentingan keluar adalah bagaimana agar proses dan tahapan Pilkada berjalan secara aman, tertib dan lancar. Dua hal tersebut yang ditekankan kepada anggota, yaki menjaga netralitas, sehingga bisa dipercaya masyarakat.

Ada kesan tersendiri selama Anda bertugas sebagai TNI ?
Paling berkesan dan tidak saya lupakan saat bertugas di Aceh. Di mana, saat bertugas ada gempa dan tsunami. Jadi, kami yang pertama melihat situasi yang porak-poranda dan melihat begitu banyak korban. Dan, saya bersyukur termasuk orang yang berkontribusi dalam kegiatan itu, melakukan evakuasi, rehabilitasi dan rekonstruksi bersama teman-teman dari batalyon.  (*)

Kelompok Pemuda Ika Wanted Rayakan Dies Natalis di Desa Wisata Lewolein

Biodata :

Nama : Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong, S.Sos.
TTL : Tobasa, 7 Desember 1978.
Istri : Widia Yudhanti.
Anak : Dua orang.
Pendidikan :
1. SD tahun 1991
2. SMP tahun 1994
3. SMA tahun 1997
4. S 1 tahun 2013

Jabatan : Dandim 1612 Manggarai.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved