Keluarga Korban Pembunuhan Di Jalur 40 Kupang Mengaku Tak Kenal Para Pelaku

Walau ke enamnya berasal dari Kabupaten TTS bahkan ada yang bermarga Nenabu, Yoik mengatakan pihak keluarga mengenal satu pun pelaku.

Keluarga Korban Pembunuhan Di Jalur 40 Kupang Mengaku Tak Kenal Para Pelaku
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
TERDUGA PEMBUNUHAN -- Salah satu terduga pelaku, YN alias Yunus, saat diamankan di rumahnya, di RT 10, RW 5, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (14/2/2020). 

Keluarga Korban Pembunuhan Di Jalur 40 Kupang Mengaku Tak Kenal Para Pelaku

POS-KUPANG.COM|SOE -- Yoik Nenabu, anak kedua dari korban pembunuhan di jalur 40 Kupang (Yornimus Nenabu) mengaku tak mengenal ke enam pelaku yang sudah diamankan pihak Polda NTT.

Walau ke enamnya berasal dari Kabupaten TTS bahkan ada yang bermarga Nenabu, Yoik mengatakan pihak keluarga mengenal satu pun pelaku.

"Dari enam orang yang diamankan kami tidak mengenal satu pun pelaku. Memang ada yang marga sama dengan kami, tapi kami tidak kenal," ungkap Yoik kepada pos kupang.com, Senin (17/2/2020) pagi.

Mewakili pihak keluarga, Yoik mengucapakan terima kasih kepada Polda NTT yang telah berhasil menangkap enam pelaku yang diduga telah menghabisi nyawa sang ayah. Namun hingga kini, teka-teki siapa otak dibalik kasus pembunuhan tersebut serta motifnya masih menjadi tanda tanya bagi pihak keluarga dan masyarakat.

Pihak keluarga sendiri meyakini jika kasus tersebut merupakan kasus pembunuhan berencana, oleh sebab itu pasti ada otak yang merencanakannya.

"Kami berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini sampai ke otak perencanaannya. Kami yakin ini kasus pembunuhan berencana karena para pelaku sudah menyiapkan mobil pick up untuk mengangkut dan membuang mayat korban," ujar anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Pihak keluarga sendiri hingga saat ini masih bertanya-tanya siapa dan apa motifnya hingga tegah menghabisi nyawa korban. Walaupun enam terduga pelaku telah diamankan, namun pihak keluarga belum memiliki gambaran siapa pelaku dan otak dari kasus pembunuhan tersebut.

"Kalau mau bilang motif utang piutang atau saingan bisnis kami rasa tidak karena sejak tahun 2007 Bapak sudah tidak kerja proyek dan hanya kasi sewa tenda jadi. Sampai sekarang kami juga masih tanda tanya, otak dari ini semua siapa dan motifnya apa," sebutnya.

Hari Raya Galungan : Perayaan Kemenangan Dharma atas Adharma

Polres Malaka Rekonstruksi Peristiwa Pembunuhan Kakek 75 Tahun di Kobalima

Diberitakan pos Kupang sebelumnya, tim Polda NTT berhasil mengamankan enam terduga pelaku pembunuhan Yornimus Nenabu (48), warga Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS yang terjadi pada tahun 2016 silam di jalur 40 Kupang.

Halaman
1234
Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved