Bocah Tewas Tenggelam di Manggarai

Kapolsek Reo Sebut Belum Ada Indikasi Perbuatan Pidana atau Unsur Kesengajaan

Terkait bocah tewas tenggelam di Manggarai, Kapolsek Reo sebut belum ada indikasi perbuatan pidana atau unsur kesengajaan

ISTIMEWA
Kapolsek Reo, Ipda Alvian Hidayat 

"Ada saksi yang sempat tanya kepada Germanus 'Kaka Mau kemana'. Merespon pertanyaan tersebut saudara Germanus langsung menjawab " Kami mau pergi mandi di Tiwu Wali.

Mendengar jawaban itu Rafael Geral meminta untuk ikut ke Sungai Tiwu Wali. Permintaan Rafael pun disetujui oleh Germanus dan dua temannya," kata Hidayat.

Ia menjelaskan, korban dan teman-temannya lalu berangkat menuju Sungai Tiwu Wali menggunakan mobil pick up suzuki warna hitam dengan nomor polisi B 9943 FAN.

" Setibanya, dilokasi Sungai Tiwu Wali, korban bersama Rafael dan Filboys duduk di atas batu yang berada di pinggir sungai sedangkan ke tiga orang saksi lainnya langsung berenang," papar Hidayat.

Ia mengungkapkan, jarak antara korban dan 2 orang temannya yang duduk di atas batu dengan saksi yang sedang mandi sekira 100 meter.

"Sekitar 20 menit setelah duduk di atas batu korban berdiri dan hendak bergeser tempat duduk, saat itu juga korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai," ujar Hidayat.

Melihat korban terpeleset Rafael berteriak meminta bantuan kepada saksi yang lain.

Mereka pun langsung berupaya mencari korban dengan cara menyelam ke dasar sungai tempat korban terjatuh.

Setelah 30 menit dilakukan pencarian dan belum menemukan korban, saudara Yoseph menyuruh Germanus untuk memberitahu masyarakat guna meminta bantuan agar bersama - sama mencari korban yang tenggelam.

"Sebelum masyarakat datang ke lokasi untuk memberi bantuan, korban ditemukan oleh saudara Yoseph di dasar sungai dengan posisi terlentang," tutur Hidayat.

Halaman
123
Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved