Program Perumahan Bagi Pemuka Agama, Pemkot Kupang Siapkan Dana Awal Hingga Rp17 Juta

Wali Kota Kupang siap membantu pemuka agama yang ingin memiliki rumah dengan menyediakan uang muka hingga Rp17 juta.

Program Perumahan Bagi Pemuka Agama, Pemkot Kupang Siapkan Dana Awal Hingga Rp17 Juta
Pos Kupang.com/Paul Burin
Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Pemerintah Kota Kupang dibawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mempunyai program baru.

"Program menyediakan perumahan bagi para pemuka agama dan gembala Tuhan merupakan program pertama di Indonesia dan ini menjadi suatu terobosan luar biasa dari Wali Kota Kupang," kata Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, di Kupang, Selasa (11/2).

Seperti diketahui bahwa Pemerintah Pusat telah membuat kebijakan yang sangat memudahkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat membeli rumah dengan program FLPP, BP2BT, berbagai subsidi SBUM, bebas pajak PPN dan lainnya. Dan juga uang muka bisa satu persen atau sekitar Rp1,7 juta.

"Saat ini harga rumah di NTT sudah mencapai Rp168 juta per 1 Januari 2020. Tapi sering kali yang masih menjadi kendala besar bagi MBR untuk memiliki rumah adalah biaya-biaya yang timbul di awal dalam proses kepemilikan rumah. Biaya-biaya ini termasuk biaya notaris (AJB dan akad kredit), biaya bank (provisi dan admin), biaya uang muka, biaya pajak daerah (BPHTB) dan lainnya. Semua biaya-biaya ini totalnya berkisar Rp10 juta hingga Rp17 jutaan," ungkap Bobby..

Wali Kota Kupang Apresiasi Program Tanam Air di Tuak Daun Merah

Dalam program ini, lanjutnya, Pemkot akan menyediakan semua biaya-biaya yang berkaitan dengan pembelian rumah tersebut yang besarannya sekitar Rp10 juta hingga Rp17 juta.

"Sehingga para pemuka agama ini hanya perlu menyicil rumahnya saja. Tapi tentu persyaratan-persyaratan bank dan persyaratan rumah subsidi harus dipenuhi. Seperti ini merupakan rumah pertama bagi pembeli, kredit historinya harus bagus,"tuturnya.

Kata Bobby, ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program sejuta rumah yg dicanangkan oleh presiden Jokowi. "Ini sangat luar biasa karena merupakan program pertama di Indonesia. Masuk rumah dengan 0 (nol) biaya sama sekali. Di Indonesia ada program DP 0 persen di DKI Jakarta yang dicanangkan oleh Gubernur Anies B, tapi MBR tetap harus menyediakan dana sekitar Rp20 jutaan untuk bisa masuk rumah.

"Tapi dengan program pak Wali ini para pemuka agama tidak menyediakan dana sama sekali alias nol. Ini luar biasa," katanya.

Menurut Bobby, ini berkat kerja sama antara Pemkot Kupang, Bank NTT dan REI NTT. Peruntukan program ini adalah untuk semua pemuka agama pendeta, pastor, ulama, kyai, dan lainnya.

Untuk mendukung program ini juga, lanjutnya, REI NTT akan melaksanakan Bank NTT REI expo pada hari Jumat (21/2) hingga (1/3).

"Persiapan sudah 85 persen. Expo kali ini akan diikuti oleh 18 developer dengan 35 lokasi Perum di seluruh NTT. Kita harapkan penyerapan di expo kali ini bisa besar mengingat kuota rumah subsidi yang sangat terbatas di tahun ini 2020. Diperkirakan kuota akan habis di bulan April atau Mei 2020. Sehingga kita imbau kepada masyarakat yang membutuhkan rumah agar segera mengambil. Jangan tunggu-tunggu karena pasti kehabisan kuota nantinya," tuturnya.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved