Tim Pengendali Informasi Daerah Sikka Tertibkan Akun Penyebar Hoaks
Penyebaran berita bohong alias hoaks di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, semakin meresahkan dan menyesatkan masyarakat
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
Tim Pengendali Informasi Daerah Sikka Tertibkan Akun Penyebar Hoaks
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Penyebaran berita bohong alias hoaks di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, semakin meresahkan dan menyesatkan masyarakat dan pemerintah daerah.
Untuk memeranginya, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka segera membentuk Tim Pengedali Infromasi Daerah (TPID). Salah satu tugas lembaga beranggotakan unsur pemda, kepolisian, kejaksaan, wartawan dan pegiat media sosial melawan penyebaran berita hoaks.
“Kami ajak wartawan di Sikka turut serta melawan kabar bohong. Kami segera Rakor untuk mengatasi akun-akun palsu,” kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Sikka, Kensius Didimus, dalam acara diskusi Hari Pers Nasional (HPN), Minggu (9/2/2020) malam di rumah pribadi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.
Diskusi informal ini diprakarsai oleh Bupati Sikka dihadiri Plh Sekda Sikka, Wilhelmus Sirilus, dan beberapa pimpinan OPD. Setahun lalu, pada perayaan HPN, Bupati Sikka bersama DPRD Sikka, Kapolres, praktisi, dan akademisi Unipa Maumere menggelar diskusi peringatan HPN.
Kensius mengatakan, peredaran hoaks sangat masif dan selalu memutarbalikan fakta. Hal yang senyata-nyatanya diputarkan balikan oleh akun-akun palsu dan mengiring opini masyarakat.
• Tangis Warga Lamatokan Lembata Sambut Jenazah Bripka Pureklolon
• Anggota Koramil Kobalima Bersama Warga Bersihkan Material Di Saluran Air
Mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sikka, menambahkan bagian Humas dan Protokol pindah ke Dinas Infokom. Sedangkan di Setda Sikka terbentuk Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. (Laporang Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-sikka-fransiskus-roberto-diogo-berbicara-dalam-dikusi.jpg)