Karen Pooroe Tak Percaya Anaknya Tewas Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon
Karen Pooroe Tak Percaya Anaknya Tewas Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon
Karen Pooroe Akan Lakukan Ini, Tak Percaya Anaknya Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon
POS KUPANG.COM -- Jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe tak percaya anaknya meninggal karena jatuh dari balkon apartemen yang dihuni suaminya
Sebagai seorang ibu, ia sangat mengenal sifat anaknya yang takut berada di balkon
Rasa sakit hati dan kecewa Karen ini karena tak bisa menemui anaknya, padahal ia sudah berbulan-bulan berjuang untuk bisa bertemu dengan sang buah hati
Belum sempat bertemu putrinya semata wayangnya, kabar duka Karen Pooroe sepertinya masih meninggalkan luka yang dalam.
Pasalnya, Karen Pooroe tengah memperjuangkan hak asuh anaknya sejak berseteru dengan sang suami Arya Satria.
Belum dapat bertemu dengan sang anak selama berbulan-bulan lamanya, kini Karen Pooroe justru berjumpa dengan putrinya dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait membenarkan tewasnya bocah berusia 6 tahun bernama Zefania Carina yang tak lain ialah putri dari Karen Pooroe.
Sang bocah dikabarkan meningal dunia usai terjatuh dari balkon apartemen suami Karen Pooroe di kawasan Jakara Selatan.
“Kami berdialog bahwa putrinya yang selama ini dicari, Komnas Perlindungan Anak juga cari, itu ternyata meninggal dunia terjatuh dari balkon utama apartemen yang ditinggali ayahnya,” kata Arist Merdeka Sirait kepada Grid.ID melalui sambungan telepon, Sabtu (8/2/2020).
Arist menduga bahwa kejadian nahas ini merupakan kelalaian dari pihak orang tua.
Korban selama ini tingal bersama sang ayah di apartemen tersebut dan Karen selaku sang ibu korban tidak pernah diizinkan untuk bertemu.
Sehingga Karen meminta pembelaan pada Komnas Perlindungan Anak untuk mendapatlkan kembali hak asuhnya.
“Ternyata si ayahnya itu tidak menjaganya dengan baik, karena apa terjatuh dari balkon utama, itu kan berarti kelalaian ya, balkon utama dari apartemen yang mereka huni,” tambahnya.
Sementara itu melansir dari Kompas.com pada Minggu (9/2/2020), Kuasa Hukum Karen Pooroe, Acong Latief, mengatakan apabila klien dan pihak keluarga menganggap kematian Zefania tidak wajar.
"Kami dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal," ujar Acong usai upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan.
Menurut Acong ada beberapa kejanggalan yang masih dipertanyakan, yakni soal waktu.

"Dia (Zefania) meninggal antara jam 9 atau 10 malam, tetapi saudara Karen dikasih tahu besoknya jam 11 pagi. Itu pun dari kepolisian, bukan dari Arya dan keluarganya. Ini kan patut dipertanyakan ada apa," kata Acong.
Selanjutnya juga dengan tempat kerjadian perkara yang sampai saat ini mereka belum bisa lihat secara langsung.
"Balkon ini yang kami tahu tidak mungkin pendek, biasanya tinggi. Artinya untuk anak seumuran 6 tahun itu rasanya tidak mungkin untuk loncat di situ," ujar Acong.
Menurut Karen, meskipun anaknya baru berusia 6 tahun, ia sudah dapat membedakan tempat yang berbahaya dan tidak.
"Dan dia enggak bodoh, anak saya takut balkon," ujar Karen yang masih tampak lemas dan sedih.
Karen juga membenarkan apabila apartemen yang dihuni suaminya merupakan tempat yang pernah dipermasalahkannya beberapa waktu lalu.
Di mana kabarnya apartemen itu merupakan milik artis Marshanda.
"Itu akan kami cari tahu. Ketidakwajaran ini bahwa kami akan melakukan langkah hukum," ujar Acong.*
Artikel ini sudah tayang di Grid.ID dengan judul: Merasa Janggal dengan Kematian Putrinya yang Disebut-sebut Jatuh dari Balkon Apartemen, Karen Pooroe: Anak Saya Takut Balkon