News

Menghina dan Mengancam Tikam Pastor Paroki Nurobo, Tus Moruk Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polisi

Pelaku yang mengancam menikam dan menghina Pastor Paroki Nurobo, Tus Moruk, menyerahkan diri ke polisi, Rabu (5/2).

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pelaku ancaman penikaman dan penghinaan pastor Paroki Nurobo, Tus Moruk digiring ke Mapolres Belu, Rabu (5/2/2020). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Teni Jenahas

POS KUPANG, COM, ATAMBUA - Pelaku yang mengancam menikam dan menghina Pastor Paroki Nurobo, Tus Moruk, menyerahkan diri ke polisi, Rabu (5/2). Pelaku diancam 10 tahun penjara.

Kapolres Belu, AKBP Cliffry Steiny Lapian, melalui Kasat Reskrim, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Rabu (5/2), menjelaskan, pasca kejadian ancaman penikaman dan penghinaan terhadap Pastor Paroki Nurobo, Tus Moruk melarikan diri.

Sejak saat itu, polisi melakukan pengejaran sambil berkoordinasi dengan keluarga agar pelaku sebaiknya menyerahkan diri.

"Kerja sama yang baik antara polisi dan keluarga telah membuahkan hasil. Keluarga mampu mengajak pelaku agar tidak melarikan diri sehingga pelaku mengikutinya dan pasrah. Setelah pelaku sudah bersama keluarga, mereka menyampaikannya kepada polisi untuk menjemput pelaku," tutur Sepuh.

Saat dijemput polisi, diakui Sepuh, pelaku kooperatif, tanpa perlawanan. Pelaku digiring ke Mapolres Belu dan ditetapkan sebagai tersangka, langsung ditahan.

Kapolsek Raimanuk, Ipda Mathernus Klau, S.H, mengatakan, pelaku dijemput polisi setelah berkoordinasi dengan keluarga. Pelaku dijemput beberapa personel polisi, Rabu (5/2/2020) siang. Pelaku beralamat di Sukabitetek, Desa Launtolu, Kecamatan Raimanuk-Belu.

Sepu menjelaskan pelaku Tus Moruk dijerat Pasal 336 subsidier 335 KUHP dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 2 UU Darurat No:12/1951 terkait Penyalahgunaan Kepemilikan Senjata Tajam.

Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Menurut Sepuh, penyidik sementara menyiapkan berkas perkara agar dalam waktu tidak terlalu lama dilimpahkan ke jaksa penuntut.

Untuk diketahui, pelaku Tus Moruk melakukan tindak pidana ancaman penikaman dan penghinaan terhadap Pastor Paroki Nurobo, Pater Gabriel Yosef Nammaolla Bahan, CMF.

Kejadian itu bertempat di Dusun Auktuik A, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Rabu (29/1), sekitar pukul 18.15-18.30 Wita.

Mulanya Pater Gabriel mengisi bensin eceran di pinggir jalan negara. Saat itu, Pater Gabriel melihat dua anak yang menjual ikan dipukul pelaku.

Melihat kejadian itu, Pater Gabriel mengatakan kepada pelaku agar jangan memukul teman. Tidak terima teguran Pater Gabriel, pelaku menikam pastor namun berhasil ditangkis disertai kata-kata hinaan. Beberapa saat kemudian, pelaku melarikan diri. *

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved