Kanwil Kemenag NTT Gelar Rakerpim Moderasi Beragama Untuk SDM Unggul Rukun dan Sejahtera

Kanwil Kemenag NTT gelar rakerpim moderasi beragama untuk SDM unggul rukun dan sejahtera

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Kakanwil Kemenag Nusa Tenggara Timur Sarman Marselinus memberikan sambutan dalam pembukaan Rakerpim di Hotel Swiss Belinn, Kota Kupang, Kamis (6/2/2020) 

Kanwil Kemenag NTT gelar rakerpim moderasi beragama untuk SDM unggul rukun dan sejahtera

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan Rapat Kerja Pimpinan dengan mengusung tema "Moderasi Beragama Untuk SDM Unggul, Rukun, dan Sejahtera".

Rapat Kerja Pimpinan tersebut dilaksanakan selama empat hari, 6 hingga 9 Februari 2020, di Hotel Swiss Belinn, Kota Kupang.

17 Mahasiswa Timor Leste Batal Dikarantina, RSJ Naimata Tetap Siap, Warga Mulai Resah

Tema ini diusung searah dengan tema Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI yang diselenggarakan pada tanggal 29 - 31 Januari 2020 lalu di Jakarta.

Kakanwil Kemenag NTT, Sarman Marselinus, dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kamis (6/2/2020) mengatakan Kementerian Agama sebagai instansi yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama, untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan.

Ibu yang Menelantarkan Bayi Hasil Hubungan Gelap Diancam 9 Tahun Penjara

"Negara perlu hadir memfasilitasi terciptanya ruang public untuk menghadirkan interaksi antar umat beragama secara umum tanpa diskriminasi," ungkapnya.

Dia jelaskan, moderasi beragama itu sendiri merupakan upaya mengembalikan pemahaman dan praktik beragama agar sesuai dengan esensinya, yakni untuk menjaga harkat, mertabat, dan peradaban manusia bukan sebaliknya.

Dia jelaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan Rakerpim ini yakni untuk melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2019, membangun sinergi dan konsolidasi untuk memantapkan pelaksanaan program Kementerian Agama tahun 2020 agar selaras baik pusat dan daerah.

Sarman menguraikan tentang 5 Aksi Prioritas Kementerian Agama yang digaungkan oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi yaitu Pertama; Pemberantasan Korupsi. "Dengan menutup pintu korupsi, membuka akses whistle blower, dan penegakan hukum," ungkapnya.

Menurutnya hal tersebut sesuai amanat Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menpan RB Nomor 52 Tahun 2014.

Dia katakan amanat tersebut entang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Instansi Pemerintah.

Kedua; peningkatan kualitas haji dan pembenahan umrah dengan penguatan manasik, menjaga kualitas layanan, evaluasi komprehensif, penguatan pengawasan, pengembangan SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus), pengawasan sinergis, serta penegakan hukum.

Ketiga; pembenahan Pendidikan Keagamaan, meliputi pembenahan kurikulum keagamaan, revisi buku ajar untuk penguatan paham moderat, pengarusutamaan paham moderat bagi guru, dosen, dan tenaga kependidikan.

Keempat; Deradikalisme melalui diklat aparatur, diklat juru dakwah, kampanye toleransi, sinergi Kementerian/Lembaga dan TNI/POLRI dan Ormas, serta penguatan pengawasan kebangsaan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved