Tamu Kita

Tamu Kita: Herlince Emiliana Asa: Dokter Hewan Yang Tertarik di Dunia Politik

drh. Herlince Emiliana Asa, yang nekad berganti profesi dari tenaga medik veteriner anggota KPU Kabupaten Belu.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Apolonia Matilde
Teni Jenahas
drh. Herlince Emiliana Asa 

Sebagai komisioner yang mewakili kaum perempuan dan milenial, apa motivasi Anda bagi generasi muda?
Saya sering bilang. Saatnya orang muda beraksi. Termasuk di lembaga KPU perlu ada orang mudah agar kelihatan lebih enerjik. Saya juga memotivasi kaum perempuan dan generasi milenial agar jangan pernah takut masuk dunia kerja seperti KPU, dunia politik, walaupun disiplin ilmu yang dimiliki sedikit bersebrangan. Yakin saja, orang muda punya banyak kesempatan untuk belajar hal baru. (*)

Inilah Fitri Salhuteru, Sosok yang Selalu Pasang Badan Untuk Nikita Mirzani, Tajir Melintir!

Terus Belajar

MENJADI anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, drh. Herlince Emiliana Asa, merasa lebih tertantang.

Karena, dari profesi dokter hewan, beralih ke penyelenggara pemilu yang disebutnya sebagai dunia kerja dan punya tantangan.

Displin ilmu yang dimiliknya sungguh berbeda jauh dengan tugas yang diembannya sebagai anggota komisioner saat ini.

RAHASIA Shindong Super Junior yang Sukses Turunkan Berat Badan 31Kg Tanpa Olahraga,Ternyata Mudah!

Namun, hal itu bukan menjadi kendala berarti bagi perempuan kelahiran Atambua, 28 Mei 1987 ini dalam melaksanakan tugas.

Karena jauh sebelum menjadi anggota KPU, Herlin demikian ia disapa sudah mempelajari dan memahami tugas pokok dan fungsi anggota KPU.

Tak hanya itu, perempuan ramah dan murah senyum ini selalu beradaptasi dengan rekan-rekan komisioner yang lain serta mempelajari dinamika dalam lembaga KPU.

Dalam melaksanakan tugas di Devisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Herlin juga dipercayakan sebagai juru bicara (jubir) KPU Kabupaten Belu. Tugasnya semakin besar dan strategis.

Sopir Mobil Tangki Air dan Pengendara Motor Sampaikan Unek-Unek, Begini Tanggapan Max Foenay

"Posisi jubir sangat strategis dalam hal mengelolah informasi, membangun hubungan komunikasi dengan stakeholder dan masyarakat", ungkap Herlin.

Perempuan 33 tahun ini memiliki sikap tegas dan bersikap profesional dalam melaksanakan tugas serta berupaya melakukan yang terbaik dalam segala hal demi menjaga integritas diri dan marwah KPU sebagai lembaga independen.

"Saya berupaya menjalankan tugas secara profesional sebagaimana moto saya lakukan yang terbaik dalam segala hal", tandas Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Berat Badan Turun Drastis? Waspada itu Gejala Penyakit Diabetes, Simak 5 Tanda Lainnya

Bagi Herlin, ditempatkan di Devisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat merupakan pekerjaan yang disukainya. Berbekal pengetahuan yang dimilikinya selama kuliah ditambah lagi pengalaman di organisasi-organisasi, Herlin tak merasa terbebani.

Karena setiap pekerjaan pasti ada tantangan yang harus dilalui. Keberanian menjadi modal utama.  (teny jenahas)

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved