Batal dengan Selangor FA, Persib Bandung Akan Jajal Kekuatan Barito Putera dan Persis Solo
Persib Bandung dijadwalkan melakoni uji tanding dengan Barito Putera. Hal tersebut disampaikan pelatih Persib Robert Alberts.
Batal dengan Selangor FA, Persib Bandung Akan Jajal Kekuatan Barito Putera dan Persis Solo
POS-KUPANG.COM, BANDUNG - Persib Bandung dijadwalkan melakoni uji tanding dengan Barito Putera. Hal tersebut disampaikan pelatih Persib Robert Alberts.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengungkapkan, uji tanding Persib vs Barito Putera akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (11/2/2020) pekan depan.
Bisa dibilang, laga melawan Barito Putera merupakan pengganti uji tanding antara Persib Bandung vs Selangor FA.
Sebelumnya, Selangor FA mengonfirmasi akan bertandang ke Bandung untuk beruji tanding dengan Persib Bandung.
Sayangnya, rencana tersebut batal lantaran Selangor kabarnya akan tampil di Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Selangor akan menggantikan posisi Sabah FA yang mundur.
Akan tetapi, belakangan Selangor juga dikabarkan tidak jadi tampil pada turnamen pramusim tersebut.
Hal tersebut disebabkan gelaran turnamen yang dianggap terlalu panjang. Kubu Selangor khawatir para pemainnya mengalami kelelahan karena turnamen tersebut.
"Yang bisa kami konfirmasi saat ini adalah, kami akan menghadapi Barito tanggal 11 di Jalak Harupat," kata Robert Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (4/2/2020).
Robert sangat antusias menatap uji tanding dengan Barito Putera. Menurut dia, laga tersebut sangat positif untuk mematangkan persiapan timnya menghadapi Liga 1 2020.
Terlebih, Barito Putera juga berstatus sebagai kontestan Liga 1 2020 sehingga tim berjulukan Laskar Antasari itu dianggap Robert Alberts sebagai lawan ideal bagi timnya.
Selain uji tanding dengan Barito Putera, Persib Bandung pun berencana melawat ke Solo pada 15 Februari mendatang.
Menurut Robert Alberts, Persib Bandung akan melakoni laga persahabatan dalam rangka ulang tahun Kota Solo.
Kemungkinan besar Persib Bandung akan bersua dengan tim jagoan Kota Solo, Persis Solo. Namun, Robert Alberts juga ingin agar Persib Bandung menjalani dua uji tanding selama di Solo.
"Kami juga diundang untuk menjalani semacam pertandingan persahabatan di Solo sebagai perayaan ulang tahun Kota Solo," ucap Robert.
"Berikutnya kami juga ingin memainkan laga uji coba lainnya. Jadi, akan lebih masuk akal jika kami pergi ke sana dan setidaknya memainkan dua pertandingan," kata dia.
Pastikan Tak Datangkan Bek Baru
Berkaitan dengan bursa transfer, Persib Bandung dipastikan tidak melakukan penambahan pemain di sektor belakang. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Persib Robert Alberts.
Klub berjulukan Maung Bandung itu baru saja ditinggal Achmad Jufriyanto. Pemain berposisi bek tengah itu resmi pamit dari Persib Bandung pada Minggu (3/2/2020).
Robert menyayangkan kepergian Jupe, panggilan Achmad Jufriyanto. Hengkangnya Jupe membuat Persib Bandung tinggal memiliki tiga bek tengah.
Mereka adalah Victor Igbonefo, Fabiano Da Rosa Beltrame, dan Nick Kuipers.
Meski begitu, Robert Alberts tidak berencana untuk menambah amunisi baru di sektor bek tengah.
Menurut pelatih asal Belanda itu, Persib Bandung sudah memiliki komposisi pemain yang tangguh di posisi bek tengah.
"Tidak, kami sudah punya cukup (bek). Jupe sebenarnya ada dalam rencana. Tapi jangan lupakan kami juga masih punya tiga center back yang berkualitas," kata Robert Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (4/2/2020).
Robert mengatakan, selain Victor Igbonefo, Fabiano Da Rosa Beltrame dan Nick Kuipers, Persib Bandung juga memiliki beberapa pemain dari posisi lain yang bisa diandalkan sebagai bek tengah. Salah satunya adalah Supardi Nasir.
Pada musim 2019, Supardi Nasir kerap kali ditampilkan Robert Alberts sebagai bek tengah, walau posisi alaminya adalah fullback kanan. Meski begitu, Supardi Nasir kerap tampil baik mengawal pertahanan sebagai stopper.
"Kami juga memiliki pemain lain yang bisa dipasang pada posisi itu jika dibutuhkan seperti yang dilakukan musim lalu," tutur Robert.
"Cara tersebut terbilang cukup sukses. Jadi kami sudah lengkap, kami mempunyai keseimbangan yang bagus di dalam tim," tegas dia.
Mengenai penyebab Jupe memutuskan hengkang, Robert Alberts tidak tahu pasti. Dia menegaskan, Jupe yang memilih untuk pergi dari tim.
Robert mengaku sangat menyayangkan keputusan Jupe. Sebab, Jupe sejatinya masuk dalam skema permainannya.
Akan tetapi, dia tidak bisa memaksakan kehendak untuk menahan Jupe, terlebih bila hasrat pemain yang bersangkutan untuk pergi kadung besar.
Sebelumnya Robert Alberts pernah berujar, dirinya tidak akan menahan pemain yang ingin hengkang dari tim. Dia hanya ingin Persib Bandung diperkuat para pemain yang benar-benar ingin bermain untuk Persib.
"Jupe yang memintanya, itu bukan keinginan kami. Dia ada dalam rencana saya dan klub juga," ungkap Robert.
"Kami juga harus memperhatikan itu dan mendiskusikannya, jika tidak senang atau tidak percaya diri, ya kami akan membantunya," sambung dia.
Pelatih 65 tahun itu menduga, Jupe takut kehilangan posisinya di skuad utama Persib setelah kembalinya Igbonefo, dan bisa dimainkannya Fabiano. Menurut dugaan Robert, hal tersebut membuat mental Jupe down.
"Sepertinya, Jupe down ketika kedatangan Fabiano dan Victor. Sepertinya dia jadi merasa bahwa posisinya tidak aman," ungkap Robert, menduga.
"Jadi, dia bertanya apakah bisa pindah ke klub lain karena merasa tidak akan cukup banyak bermain musim ini bersama Persib Bandung," ujar dia.
Sumber: Kompas.com