Opini Pos Kupang

Kupang, Tempat Menyudahi Hidup

Mari membaca dan simak isi Opini Pos Kupang berjudul: Kupang, Tempat Menyudahi Hidup

Kupang, Tempat Menyudahi Hidup
Dok
Logo Pos Kupang

Mari membaca dan simak isi Opini Pos Kupang berjudul: Kupang, Tempat Menyudahi Hidup

Oleh : Robert Bala, Pemerhati Sosial, Tinggal di Jakarta.

POS-KUPANG.COM - Saat seorang lagi kerabat dari Lerek-Lembata yang dirujuk ke Kupang tetapi akhirnya wafat, seseorang memberikan komentar begini: "nampaknya cukup banyak yang justru menemukan ajalnya di Kupang, padahal ia ke sana seharusnya mencari penyembuhan".

Deretan nama yang wafat tentu menjadi begitu banyak ketika dihitung dari kabupaten kepulauan seperti Lembata, Sabu, Rote. Oleh ketiadaan fasilitas di daerahnya, mereka harus bersusah payah melintasi laut (yang ganas) untuk memperoleh kesehatan. Ternyata kematian menjemput di Kupang. Mengapa terjadi demikian?

(Baru) Mendeteksi Penyakit

Secara sederhana, apabila sebuah penyakit yang tak tertangani di level RS Daerah dengan kualifikasi D atau C, harus dikirim untuk pengobatan lebih lanjut di level B dan A.

TPDI Apresiasi Kunjungan Gubernur NTT ke Papua

Yang jadi pertanyaan, apakah penyakit yang tergolong parah dari pasien rujukan itu sudah teridentifikasi secara tepat sehingga setiba di RS dengan fasilitas yang lebih baik si pasien dapat memeproleh pengobatan yang perlu?

Jelasnya, sangat dibutuhkan analisis. Selain analisis melalui X-Ray (rontgen) yang nota bene hampir dimiliki setiap RS, tetapi akan lebih tepat, ketika didukung oleh analisisCT-Scan dan MRI ((Magnetic Resonance Imaging).

Komisi Kitab Suci KAK Gelar Pendalaman Kitab Suci Bersama Mahasiswa STIPAS Kupang

Dengan CT-Scan misalnya akan didapatkan gambaran dalam dari berbagai sudut kecil dari organ tulang tengkorak, otak serta dapat juga untuk organ lain di seluruh tubuh. CT scan sangat sensitif mendeteksi penyakit dalam jaringan tubuh lunak seperti otak, hati, dan untuk melihat penyebaran suatu sel kanker dalam tubuh.

MRI menciptakan gambar yang dapat menunjukkan perbedaan sangat jelas dan lebih sensitive (dibanding X-ray dan CT-Scan) untuk menilai anatomi jaringan lunak dalam tubuh, terutama otak, sumsum tulang belakang dan susunan saraf dibandingkan dengan pemeriksaan X-ray biasa maupun CT scan.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved