Keluarga Besar BPR TLM Rayakan HUT Ke-12 di Panti Bakti Luhur Susteran Alma Baumata

Keluarga Besar BPR TLM Rayakan HUT Ke-12 di Panti Bakti Luhur Susteran Alma Baumata

POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Keluarga Besar BPR TLM saat merayakan HUT Ke-12, Sabtu (1/2/2020) di Panti Asuhan Bakti Luhur Susteran Alma, Baumata 

Keluarga Besar BPR TLM Rayakan HUT Ke-12 di Panti Bakti Luhur Susteran Alma Baumata

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketika anak-anak menyaksikan kondisi teman-teman sebayanya di Panti Asuhan, yang hidup dengan aturan-aturan. Hal itu merupakan suatu pembelajaran hidup yang paling luar biasa.

Hal ini dikatakan Pdt. Roni Runtu saat merefleksikan, Yohanes pasal 15:9-17 dalam ibadat syukur HUT TLM dengan tema bertajuk ' Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang.'

Buaya Konflik Dengan Warga Palanggai Sumba Timur Belum Berhasil Ditangkap BBKSDA NTT

Dikatakan Pdt. Roni, dirinya percaya bahwa hari ini, melalui syukuran ulang tahun ke-12 BPR TLM, bukan saja mensyukuri segenab penyertaan yang diberikan Tuhan selama 12 tahun terakhir ini, melainkan secara tertentu segenab keluarga besar BPR TLM telah meletakan sebuah fondasi yang luar biasa. kepada anak-anak ini sekarang.

Ketika anak-anak, kehilangan makna menjadi sahabat sejak usia dini, hal itu merupakan ancaman terbesar ketika mereka beranjak dewasa sebab mereka akan kehilangan semangat kepedulian, solidaritas, dan kasih.

Permai Ende Sosialisasi Pertanian di Desa Lolang Manggarai

Oleh sebab itu, ujar Pdt. Roni, firman ini diterjemahkan sebagai nyanyian cinta Tuhan kepada manusia dengan menunjukan kepedulianNya terhadap keberlanjutan hidup manusia.

Kedua, nyanyian cinta itu, dinyatakan Tuhan dengan memanggil sahabat- Nya dan hal itu merupakan senandung cinta yang luar biasa.

"Terima kasih, BPR TLM karena pada hari ini, aktualisasi cinta itu benar-benar menjadi nyata kepada anak-anak panti. Hari ini, BPR TLM bukan saja menjadi pelayan dan sahabat bagi orang lain, melainkan menjadi sahabat untuk anak-anak di mana saja," ucap Pdt. Rony menutup refleksinya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR TLM, Robert P. Fangindae, SE, dalam sambutannya mengatakan, Dalam rangka merayakan syukuran HUT, BPR TLM memutuskan untuk merayakannya di panti asuhan. Sebab BPR TLM ingin membangun fondasi bagi anak-anak untuk menanamkan nilai kepedulian sebagai salah satu nilai dari BPR TLM.

Kekuatan Bank BPR TLM bukan terletak pada modal, bukan pula pada nama besar, ucap Robert, melainkan terletak praktek kasih sebagai wujud ibadah.

Dikatakan Robert, sebagai buktinya, dalam kurun waktu selama 12 tahun ini, BPR TLM telah menjadi besar dan terbaik di NTT.

Lebih lanjut dijelaskan Robert, hal ini tentunya, tidak terlepas dari jerih payah dan kerja keras selama kurun waktu 12 tahun terakhir ini. BPR telah menuai hasil berupa laba sebesar Rp.257 M dari modal awal Rp.1.5 M, dengan total nasabah sebanyak 14.300 dan tentunya BPR TLM, harus berbenah diri sepanjang bantuan dari nasabah dan lembaga lainnya.

" Kepada semua pihak yang telah mendukung, secara khusus kepada anak-anak yang terus mendukung melalui untaian doa yang didaraskan dengan sungguh dan dengan sarapan tepat pada waktunya saja, sudah mendukung BPR TLM," kata Robert.

Berdasarkan pantauan POS KUPANG.COM, Setelah diadakan ibadat syukur HUT BPR TLM, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi kasih kepada anak-anak panti. Anak -anak dari Keluarga besar BPR TLM memberikan bingkisan kado kepada anak-anak panti. Ada kebahagian bagi anak-anak panti dan senyum merekah dari anak disabilitas sambil menegadahkan matanya ke atas langit. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Vinsen Huler)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved