Kapolsek Komodo Pimpin Evakuasi Korban Tenggelam di Wae Mese Seorang Warga Tanah Dereng

Korban diketahui seorang laki-laki bernama Huber Hambut (60), merupakan warga Kampung Tanah Dereng, Desa Compang Longgo

Kapolsek Komodo Pimpin Evakuasi Korban Tenggelam di Wae Mese Seorang Warga Tanah Dereng
Foto dari Kapolsek Komodo.
Korban saat ditemukan.

Kapolsek Komodo Pimpin Evakuasi Korban Tenggelam di Wae Mese Seorang Warga Tanah Dereng

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Kapolsek Komodo Ipda Royke Weridity, memimpin langsung upaya evakuasi terhadap seorang warga yang tenggelam di Sungai Waemese, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa (28/01/2020).

Korban diketahui seorang laki-laki bernama Huber Hambut (60), merupakan warga Kampung Tanah Dereng, Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Mabar.

Saat mendapat laporan kejadian itu, Kapolsek Komodo bersama personil langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dibantu warga untuk melakukan pencarian dengan cara menyelam hingga ke dasar sungai.

”Puji Tuhan kurang lebih pukul 14.30 Wita, kami dan masyarakat berhasil menemukan korban di dasar sungai. Selanjutnya kami evakuasi ke tepian dan langsung dievakuasi ke RSUD Pratama Komodo, “ Kata Kapolsek Ipda Royke Weridity.

Dia menjelaskan, sesuai keterangan yang diperoleh dari saudara Iwan yang merupakan warga Kampung Handel, korban kesehariannya bekerja sebagai penggali pasir di Sungai Waemese, Dusun Handel, Desa Compang Longgo.

Pada saat itu Iwan sempat melihat korban sedang mengisap rokok sambil jalan di pinggiran Sungai Wae Mese tersebut.

Berselang beberapa saat kemudian Iwan mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai tersebut.
Setelah melihat ke arah sungai ternyata korban sudah hilang dan hanya terlihat topi milik korban yang terapung berada di atas air sungai itu.

“Dengan menggunakan mobil patroli Polsek Komodo, kami evakuasi korban ke RSUD Pratama Komodo, namun nyawa korban tidak terselamatkan, ” kata Royke.

Hamili Anak Tiri, Seorang Ayah Di TTS Terancam Di Penjara 15 Tahun

Demi Veronika Tan, Putri Ahok Nathania Larang Ayahnya Nikahi Puput Nastiti Devi, Bergini Sikap BTP

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan dokter, tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan.
Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan kehabisan oksigen. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus) 

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved