Warga Minta Bangun Drainase dan Saluran Pembuangan di Nangateke

Pasalnya setiap musim hujan wilayah itu menjadi langganan banjir menyebabkan material banjir menumpuk dibadan jalan.

Warga Minta Bangun Drainase dan Saluran Pembuangan di Nangateke
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kondisi jalan setelah material banjir dibersihkan di Nangateke Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Senin (27/1/2020). 

Warga Minta Bangun Drainase dan Saluran Pembuangan di Nangateke

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Warga Nangateke di Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo meminta kepada pemerintah agar membangun drainase dan saluran pembuangan di Nangateke.

Pasalnya setiap musim hujan wilayah itu menjadi langganan banjir menyebabkan material banjir menumpuk dibadan jalan.

"Ini juga karena tidak ada drainase atau got. Selain itu tidak adanya saluran pembuangan disini, sehingga saat banjir air dan lumpur menumpuk dibadan jalan," ujar warga Nangateke, Juda Adolfus (30), kepada POS-KUPANG.COM di Nangateke, Senin (27/1/2020).

Pria yang akrab disapa Adolfus itu mengatakan, sama saja tidak ada solusi jika hanya dibersihkan. Karena waktu yang akan hujan dan banjir akan terjadi. Apalagi saat ini sedang musim hujan.

"Bagaimana jika hujan dan banjir lagi, apakah material tidak menumpuk dibadan jalan, harusnya ada solusi jangka panjang," ujar Adolfus.

Ia meminta kepada pemerintah agar memikirkan solusi terbaik. Harus dibangun drainase, dan membuat saluran pembuangan ke laut.

"Misalkan buat got dan buat deker sehingga ada saluran pembuangan ke laut," ujar dia.

Warga lain, Nius Datu (35) mengharapkan agar ada perhatian sehingga jalan raya tetap terpelihara dengan baik.

Beberapa waktu lalu, kata Nius alat berat dari Dinas PUPR Nagekeo telah datang membersihkan material banjir sehingga sudah sangat bersih daerah Nangateke tersebut.

Dugaan Korupsi Pembangunan RSP Boking-TTS, Calon Tersangka di Saku Polisi, Siap-siap Jadi Pesakitan

Dugaan Korupsi Pembangunan RSP Boking-TTS, Calon Tersangka di Saku Polisi, Siap-siap Jadi Pesakitan

"Jalur ini sangat ramai, jalan trans Flores Utara ini dilalui orang Maumere, Ende, Maukaro dan lainnya jika mau ke Mbay. Maka harus diperhatikan," ujar dia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved