Sabtu, 2 Mei 2026

Pelanggan PLN di daratan Timor Akan Alami Pemadaman

PLN UIW NTT akan melakukan pemeliharaan pembangkit maka akan dilakukan pemadaman bergilir

Tayang:
Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
PLN UIW NTT untuk POS-KUPANG.COM
Petugas sementara melakukan pekerjaan pemeliharaan 

POS-KUPANG. COM l KUPANG - pelanggan PLN UIW NTT khususnya di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang hingga ke Atambua Akan mengalami pemadaman bergilir.

Pemadaman ini akan berlangsung mulai 28 Januari 2020 pukul 01.00 wita. 

Demikian informasi pemeliharaan yang disampaikan Satuan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, Senin (27/1/2020)

Disebutkan, sehubungan akan dilakukan pekerjaan pemeliharaan periodik pembangkit - pembangkit dan pemeliharaan jaringan distribusi yang dalam pengerjaannya harus dilakukan dalam kondisi offline yang akan dilakukan mulai 28 Januari 2020 pukul 01.00 wita hingga 1 februari 2020.

Lama pemadaman bervariasi mulai empat jam.

Respon Ombusdman NTT

Sehubungan dengan tahapan pelaksanaan pemadaman listrik terencana oleh PLN dengan durasi pemadaman 4-8 jam sejak malam tadi hingga pagi ini di sejumlah wilayah Kota Kupang, maka guna melindungi hak-hak pelanggan/publik, bersama ini Ombudsman RI Perwakilan NTT menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama,  bahwa bilamana PLN melakukan pemadaman terencana dalam jumlah daya besar dan terdampak luas bagi pelanggan, sebaiknya PLN melakukan siaran pers/konferensi pers untuk menjelaskan jenis pekerjaan pemeliharaannya seberat apa

sehingga durasi padam membutuhkan waktu lama antara 4 - 8 jam atau lebih dan bahkan jika ada potensi penyelesaiannya mundur dari jadwal yg direncanakan.

Mengapa perlu, karena konsekuensi dari sistem prabayar adalah pelanggan sudah membayar di muka/dahulu maka PLN harus menghormati hak-hal pelanggan  yg sudah membayar tersebut.

Kedua, jika pemadaman terencana dalam waktu lama dan terdampak meluas, agar pemberitahuannya dilakukan beberapa hari sebelum pemadaman (minimal 3 hari sebelumnya) untuk memastikan bahwa informasi pemadaman tersebut cukup luas diketahui publik. Sehingga publik dapat mengantisipasinya.

Pasalnya, ketiadaan listrik berdampak efek domino ke layanan publik lainnya semisal ATM macet, SPBU macet, dan layanan publik lain ikut terganggu.

Ketiga, agar PLN menindaklanjuti pengumuman pemadaman tersebut dengan foto-foto  atau video bukti pelaksanaan pekerjaan perawatan jaringan listrik sebagai bentuk transparansi, agar publik mengetahui bahwa benar PLN telah melaksanakan pekerjaan yg membutuhkan listrik harus dipadamkan terlebih dahulu.

Terima kasih atas kerja sama nya.

Demikian siaran pers  ini diumumkan agar pelayanan PLN tetap berjalan efektif dan transparan demi kebaikan bersama.

Darius Beda Daton, SH (Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT)

08123788320

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton. (POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran)

Warga Kecamatan Wewiku dan Weliman kesal Listrik PLN sering padam, ini penjelasan Kepala PLN Betun

Masyarakat di wilayah Kecamatan Wewiku dan Weliman, Kabupaten Malaka kesal dengan pemadaman listrik PLN yang hampir terjadi setiap hari.

Sejauh ini, masyarakat tidak mengetahui persis penyebab pemadaman listrik yang seolah-olah menjadi "langganan" padam setiap hari.

Warga Weoe, Paul Bria, Primus Seran dan Maria Nahak menyampaikan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (27/1/2020). Meraka mengatakan, pemadaman listrik di wilayah Weoe bahkan seluruh Kecamatan Wewiku hampir terjadi setiap hari.

Pemadaman terakhir Minggu (26/1/2020) terjadi sepanjang malam. Bahkan Senin pagi masih terjadi padam beberapa kali.

"Tadi malam listrik padam sepanjang malam. Mulai dari jam 8.00 malam sampai pagi. Pagi juga masih padam lagi beberapa kali", ungkap Paul Bria.

Menurut Bria, mereka kesal karena pemadaman listrik di wilayahnya sudah sering terjadi.

Lebih-lebih di hari Sabtu dan Minggu sudah pasti padam.

Dari pihak PLN jarang memberikan informasi penyebab pemadaman listrik agar masyarakat bisa mengetahuinya.

Selain kesal karena listrik padam, mereka juga lebih khawatir dengan kebakaran akibat listrik padam mendadak dan berulang-ulang.

Kemudian, sering kali terjadi saat listrik menyala tapi sebagian lampu dalam rumah tidak menyala. 

Kalau pun nyala tapi terlihat tidak menyala normal alias suram. Hal-hal seperti ini yang lebih mengkhawatirkan masyarakat.

Pengakuan yang sama disampaikan Agus Seran dan Maria Bano, warga Taaba, Kecamatan Weliman.

Dikatakannya, sejak beberapa hari, listrik padam di wilayah mereka. Bahkan Minggu (26/1/2020), padam sepanjang malam dilanjutkan Senin (27/1/2020) masih padam beberapa kali.

Kepala PLN Cabang Betun, Yosep Ola Tokan, saat dikonfirmasi Pos-Kupang.Com, melalui telpon selulernya, Senin (27/1/2020) menjelaskan, pemadaman listrik di wilayah Wewiku terjadi akibat gangguan alam.

Di wilayah tersebut mendapat pasokan listrik dari wilayah Timor Tengah Selatan (TTS) dikarenakan PLTD Betun-Malaka sedang krisis daya.

Ketika terjadi gangguan jaringan listrik di wilayah TTS seperti di Oe Anas, Oe Ekam, Ayotupas maka otomatis di wilayah Wewiku, Kabupaten Malaka mengalami pemadaman.

Menurut Yosep, pasokan listrik dari wilayah TTS meliputi seluruh wilayah Kecamatan Wewiku hingga batas di Kota Bone, perbatasan antara Kecamata Wewiku dan Weliman.

Sedangkan Weliman, Malaka Barat, Biudukfoho hingga Malaka Tengah dipasok dari PLTD Betun.

Lanjut Yosep, wilayah yang mendapat pasokan listrik dari PLTD Betun tidak mengalami pemadaman.

Sebaliknya, wilayah yang dipasok dari Kabupaten TTS sering mengalami pemadaman karena gangguan utama terjadi di wilayah TTS, seperti pohon tumbang dan gangguan alam lainnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved