Rabu, 10 Juni 2026

Sofia Malelak Kritisi Pergeseran Nilai Pelayanan Jajaran Kesehatan di Kabupaten Kupang

Semangat pelayanan untuk menyelamatkan nyawa manusia seperti diabaikan dan lebih dipentingkan urusan administrasi.

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
pos kupang.com, edy hayong
Sofia Malelak de Haan 

Sofia Malelak Kritisi Pergeseran Nilai Pelayanan Jajaran Kesehatan di Kabupaten Kupang

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Malelak de Haan cukup keras mengkritisi adanya pergeseran nilai pelayanan jajaran kesehatan di Kabupaten Kupang.

Semangat pelayanan untuk menyelamatkan nyawa manusia seperti diabaikan dan lebih dipentingkan urusan administrasi. Terhadap kondisi ini, diharapkan dirubah dalam melayani sesama sebagai citra Allah di muka bumi.

Penegasakn Waket DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Malelak de Haan ini disampaikan pada acara syukuran Natal dan Tahun Baru lingkup Dinkes Kupang di Jemaat Ebenhaezer Tarus Barat, Jumat (24/1).

Politisi NasDem ini mengatakan, pelaksanaan syukuran Natal ini ada karena perkenan dan cinta Tuhan. Diambilnya tema Natal: "Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang" harus dimaknai untuk hidup menjadi sahabat bagi semua orang.

"Kita ada di dunia sebagai saksi Kristus dalam perjalanan hidup. Maknailah Tema Natal dan diterapkan dalam hidup kita. Tingkatkan etos kerja, disiplin serta profesional dalam melaksanakan tugas pelayanan kesehatan," ujar Sofia.

Dirinya merasa prihatin dengan semangat pelayanan jajaran Kesehatan di Kabupaten Kupang. Dirinya memberi contoh soal pasien usia anak-anak yang jatuh dari tangga dan pingsan.

Ketika dibawa ke RSU Naibonat, bukan tindakan pelayanan cepat yang dilakukan, tetapi didahulukan administrasi. Setelah diselesaikan administrasi senilai Rp 48.000 lalu diberikan pelayanan.

"Telah terjadi pergeseran nilai pelayanan karena administrasi yang diutamakan. Saya minta semua jajaran kesehatan untuk utamakan pelayanan kemanusiaan karena manusia itu citra Allah," katanya.

Dirinya berharap pola kerja seperti orientasi administrasi harus dirubah. Perlakukan sesama manusia sebagai citra Allah. Jangan orientasi administrasi tetapi kembalikan semangat pelayanan, tingkatkan etos kerja.

Wabup Kupang, Jerry Manafe pada kesempatan ini juga sangat prihatin dengan pola pelayanan yang lebih mementingkan administrasi.

"Soal kejadian di RSU Naibonat yang menimpa anak yang jatuh dari tangga, saya konfirmasi ke dokter. Tindakan dokter sudah tepat dengan memberi resep agar secepatnya dilayani. Tapi yang terjadi justru bagian administrasi yang lebih pentingkan uang ketimbang selamatkan nyawa manusia," ujarnya.

Wabup berharap pola kerja seperti ini dirubah bukan saja di rumah sakit tetapi juga di puskesmas-puskesmas.

Ezeciel Hanya Main 17 Menit, Bhayangkara FC Kalahkan Visakha FC 1-0, SIMAK YUK

ASN Pemkot Kupang Gotong Royong Menata Boulevard Jalan El Tari & Adi Sucipto

Dirinya meminta jajaran kesehatan untuk mencontohi teladan yang dibuat Muder Teresa yang memberi hidupnya bagi pelayanan kepada penderita kusta di India.

"Jadi sahabat itu tidak gampang. Contohi teladan Muder Teresa yang memberi seluruh hidupnya bagi warga. Dirinya melayani dengan penuh kasih sayang. Natal dan Tahun Baru ini menjadi refleksi apa yang sudah kita buat untuk sesama manusia," pesan Wabup Jerry.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved