BPS Ende Gelar Pelatihan Bagi Petugas Sakernas

sambutannya menjelaskan tentang kegiatan sakernas yang mana pada tahun ini ada perubahan dalam metodologinya.

BPS Ende Gelar Pelatihan Bagi Petugas Sakernas
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Peserta pelatihan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) oleh BPS Ende. 

BPS Ende Gelar Pelatihan Bagi Petugas Sakernas

POS-KUPANG.COM|ENDE---BPS Kabupaten Ende menyelenggarakan pelatihan petugas Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Semesteran 2020, dari 22 hingga 25 Januari 2020 di Hotel Flores Mandiri, Ende.

Pelatihan diikuti sebanyak 11 orang peserta (PCL/PML) yang berasal dari organik BPS Kabupaten Ende dengan dipandu Instruktur Daerah (Inda), Yohanes Marino,SSi selaku Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Ende.

Informasi yang diterima Pos Kupang dari,Yohanes Marino mengatakan bahwa pelatihan dibuka Kepala BPS Kabupaten Ende, Ir. Paulus Puru Bebe yang dalam sambutannya menjelaskan tentang kegiatan sakernas yang mana pada tahun ini ada perubahan dalam metodologinya.

Paulus juga menjelaskan hal-hal lain terkait data sakernas dan indikator-indikator penting yang dihasilkan dari data sakernas tersebut.

Dikatakan mulai tahun 2016, kuesioner Sakernas sudah mengadopsi 2 konsep baku ketenagakerjaan dari ICLS ke-13 dan ICLS ke-19, meskipun konsep ICLS ke-19 belum diakomodir secara utuh.

Pada Sakernas 2019 dilakukan penyempurnaan kembali penerapan konsep ICLS ke-19 yang mencakup penyempurnaan dan penambahan beberapa pertanyaan dalam kuesioner.

Sakernas 2019, dilakukan penyempurnaan kuesioner untuk menangkap fenomena pekerja berbasis online dan program padat karya yang berasal dari dana desa.

Dan di tahun 2020, sakernas menyempurnakan konsep status pekerjaan yang diadopsi dari ICLS 20.
Dikatakan dalam rangka penyempurnaan dan penyederhanaan kuesioner, ada beberapa pertanyaan dalam kuesioner yang dikurangi, tetapi ada juga muncul pertanyaan baru dalam kuesioner terkait isu ketenagakerjaan yang baru.

Bunda Paud Nagekeo Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Sejak dalam Kandungan

Begini Penjelasan Wadir RSUD Johanes Tentang Corona Virus dan Himbauannya

Perubahan metodologi ke sistem panel dengan rotasi rumah tangga (seperti yang dilakukan pada tahun 2011), penambahan sampel rumah tangga, upaya menangkap fenomena ‘Digital Ekonomi’ dan penambahan status ‘Dependent Contractor’ pada klasifikasi status pekerjaan,ujar Paulus.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved