Komponis Lagu Gerejani Itu Berpulang

Sang komponis lagu-lagu gerejani, Apolinaris Bala Wutun atau Apoly Bala telah berpulang di Rumah Sakit Siloam, Kota Kupang

Komponis Lagu Gerejani Itu Berpulang
ISTIMEWA
Drs. Apoly Bala, M.Pd (kiri) ketika menerima penghargaan dari Rektor Universitas Tadu Lako (Untad) Palu, Prof. Dr.H. Muh. Basir Cyio sebagai pencipta lagu Hymne Unstad tahun 2018 lalu. Lagu itu ia ciptakan pada 35 tahun silam namun ia baru mendapatkan penghargaan dua tahin lalu. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Sang komponis lagu-lagu gerejani, Apolinaris Bala Wutun atau yang dikenal dengan nama Apoly Bala telah berpulang di Rumah Sakit Siloam, Kota Kupang, Jumat (24/1/2020) pukul 09.00 Wita. Kini, jenazahnya disemayamkan di kediamannya di Jalan Nangka, Oetete, Kota Kupang.

Sebelum meninggal, lelaki berusia 75 tahun ini masih aktif melatih koor pada Paduan Suara Sekarsari yang ia bentuk tahun 1977 lalu.

Bahkan masih aktif pula mencipta lagu. Lagu terakhir ia gubah khusus untuk putri bungsunya, Theresia Bunga Palang Wutun yang menikah bulan Oktober 2019 lalu.

Papan Informasi Proyek Drainase dan Trotoar di Kota Kupang Diganti

Ketika putri sulungnya menikah, beberapa tahun lalu, Apoly juga menggubah sebuah lagu. Rupanya ia ingin memberi sesuatu bagi putri-putrinya. Pun ketika sang adik perempuan merayakan 25 tahun sebagai biarawati, Apoly juga menciptakan lagu khusus untuknya.

Almarhum yang telah menciptakan ratusan lagu gerejani dan provan ini dikenal luas di NTT bahkan di seluruh Indonesia hingga mancanegara. Kemampuannya luar biasa dalam mencipta dan mengaransemen lagu.

TRIBUN WIKI: Merajut Mimpi Ina-Ina Pekka Lembata Membuka Kebun Kapas Rakyat

Meski demikian, ratusan karya lelaki kelahiran Desa Lewuka, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata ini belum satu pun ia bukukan. Apoly yang mantan Pembantu Rektor 1 Universitas Widya Mandira Kupang ini pernah menerbitkan buku Gema Flobamora yang merupakan kumpulan lagu-lagu daerah NTT dan Puji Allah bersama Thoby Mutis.

Apoly meninggalkan istri Florentina Mariatmi asal Yogyakarta serta tiga orang anak, yakni Mariana Prisca Sari Ero Wutun, S.E, Yohanes Baptista Juang Wutun, S.Fil dan Theresia Bunga Palang Wutun.

Putri bungsu ini baru menyelesaikan studi magister di Universitas Indonesia. (Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Paul Burin).

Penulis: Paul Burin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved