Bupati Sumba Tengah: Penghapusan Tenaga Kontrak Daerah Menunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Bupati Sumba Tengah: penghapusan tenaga kontrak daerah menunggu petunjuk Pemerintah Pusat

POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu 

Bupati Sumba Tengah: penghapusan tenaga kontrak daerah menunggu petunjuk Pemerintah Pusat

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu mengatakan penghapusan tenaga kontrak daerah menunggu petunjuk teknis pemerintah pusat.

Memang harus diakui, kehadiran tenaga kontrak daerah membebani anggaran daerah. Misalnya APBD Kabupaten Sumba Tengah tahun 2020, sekitar Rp 500 miliar dimana untuk pembayaran gaji sekitar Rp 200 miliar, perjalanan dinas Rp 60 miliar, gaji tenaga kontrak daerah Rp 30 miliar. Hal itu berarti belanja publik jauh lebih sedikit.

Rayakan Imlek, Komunitas Tionghoa Maumere Rayakan Misa di Katedral

Namun demikian, dari sisi kemanusiaan, pegawai kontrak daerah adalah putra putri Sumba Tengah yang menggantungkan hidupnya sebagai karyawan kontrak daerah. Karena itu, pemerintah pasti akan sungguh-sungguh mengkaji sesuai regulasi yang ada dan tentunya akan mengambil keputusan berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku pula.

Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Kamis (23/2/2020).

Layanan Internet di Papua Tergantung Kondisi Palapa Ring di Kupang

Menurutnya, untuk menjaga efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran maka pihaknya membatasi benar penerimaan tenaga kontrak. Tenaga kontrak daerah yang dibutuhkan sungguh-sungguh sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) bersangkutan.

Hal itu demi menjaga kelancaran pelayanan pemerintahan juga menghemat anggaran. Hal itu dilakukan demi meningkatkan belanja publik masyarakat Sumba Tengah.

Untuk itu, ia kembali menegaskan, soal penghapusan tenaga kontrak daerah menunggu petunjuk resmi pemerintah pusat. Hal itu karena pemerintah daerah hanya melaksanakan apa yang telah diputuskan pemerintah pusat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved