Kisah Pilu, Tergiur Rayuan Sepupu, Janda Muda Alami Derita Berkepanjangan & Dilecehkan Bapak Mertua

Kisah Pilu, Tergiur Rayuan Maut Sepupu, Janda Muda Alami Derita Berkepanjangan, Mertua Pun Lakukan Pelecehan

Kisah Pilu, Tergiur Rayuan Sepupu, Janda Muda Alami Derita Berkepanjangan & Dilecehkan Bapak Mertua
Tribun Jogja/Ilustrasi
Kisah Pilu, Tergiur Rayuan Maut Sepupu, Janda Muda Alami Derita Berkepanjangan, Mertua Pun Lakukan Pelecehan 

POS-KUPANG.COM - Kisah Pilu, Tergiur Rayuan Maut Sepupu, Janda Muda Alami Derita Berkepanjangan, Mertua Pun Lakukan Pelecehan

Wanita asal Kalimantan Barat tersebut satu dari sekian banyak warga negara Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia berkedok pernikahan di China.

Puluhan perempuan Indonesia sepanjang 2019 dipulangkan pemerintah dan lembaga advokasi migran dari China setelah mereka terperangkap perdagangan manusia berkedok pernikahan.

Tidak ada data resmi tentang jumlah korban kasus ini, tapi sejumlah perempuan Indonesia lainnya, yang sebagian besar berasal dari Kalimantan Barat, diduga masih berupaya melarikan diri dari rumah 'suami atau mertua' mereka di China.

Walau diduga merupakan kejahatan transnasional yang melibatkan kartel perdagangan orang, belum satu pun pelaku yang dijatuhi hukuman di Indonesia.

BBC Indonesia bertemu dengan beberapa perempuan yang kerap disebut pengantin pesanan itu, baik yang berhasil kembali maupun yang masih berusaha mencari jalan pulang ke Indonesia.

"Mereka bilang tidak akan ada KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), ternyata yang saya alami lebih parah. Kalau saya mengingat pengalaman itu, rasanya mengerikan."

Pernyataan itu diutarakan Merry, perempuan asal Kalimantan Barat. Seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/1/2020)

Dirinya menjumpai Merry di rumah semi permanen milik orang tuanya, November lalu, tujuh bulan setelah ia pulang dari China.

Merry tak menyangka kehidupan remajanya yang sempat jatuh ke titik nadir akan semakin tenggelam saat ia terbang ke China tahun 2018.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved