News

Astaga, Gara-gara Pelototin Seorang Mahasiswi yang Sedang Mandi, Mahasiswa Ini Diamankan Polisi

Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Kupang ini tertangkap sedang mengintip dan memvideokan seorang mahasiswi sedang mandi

Astaga, Gara-gara Pelototin Seorang Mahasiswi yang Sedang Mandi, Mahasiswa Ini Diamankan Polisi
iStock via thrillist.com
ILUSTRASI - Jangan Asal Mandi Wajib, Begini Tata Cara Mandi Junub atau Janabah Sesuai Syariat Bagi Pria & Wanita 

 Laporan Wartawan Pos Kupang,Com, Gecio

POS KUPANG, COM, KUPANG - Perbuatan tidak terpuji dilakukan seorang mahasiswa di Kota Kupang bernama Winston.

Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Kupang ini tertangkap sedang mengintip dan memvideokan aktivitas seorang mahasiswi yang sedang mandi.

Korban dalam kasus ini yakni MW (23), seorang mahasiswi di Kota Kupang. Peristiwa ini terjadi di kos bernama 'Famus' milik Fransiskus Monas (45) di RT 14/RW 03, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kepada polisi, korban mengaku pada Selasa (21/1) sekitar pukul 11.00 Wita, dia yang juga penghuni salah satu kamar di tempat kos Famus sedang mandi.

Saat mandi, korban merasakan keanehan sehingga menengok ke bagian atas kamar mandi.

Betapa terkejutnya korban saat melihat handphone pelaku sementara merekam korban yang sedang mandi.

Korban langsung keluar kamar mandi dan masuk ke kamar kosnya karena takut. Hal itu diketahui kerabat korban.

Namun, beberapa kerabat korban yang juga kos disekitar lokasi kejadian yang mengetahui kejadian ini, langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti handphone.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya mengintip dan merekam korban saat korban mandi. Diakuinya, hasil video itu nantinya akan digunakan untuk konsumsi pribadinya.

Aparat dari Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota yang mendapatkan informasi langsung menjemput dan mengamankan pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Kelapa Lima untuk proses hukum.

Polisi juga menyita barang bukti handphone milik pelaku. Sementara itu aparat penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek kelapa Lima memeriksa korban dan pelaku.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH, S.Ik, melalui Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran, dihubungi Rabu (22/1) membenarkan peristiwa ini.

Dia mengaku, pihaknya pun telah memproses kejadian tersebut dan korban sempat diamankan di Mapolres Kupang Kota. Namun demikian, ujarnya, kasus tersebut tidak berlanjut karena kedua belah pihak baik keluarga korban dan pelaku telah bertemu.

Keluarga korban telah memaafkan perbuatan pelaku serta akan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. "Jadi tidak ada laporan ke kami dan tadi telah berdamai," katanya. *

Penulis: Gecio Viana
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved