Penyeberangan Feri ke Rote dan Sabu Batal, Ini Pernyataan PT ASDP

disampaikan Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis saat dikonfirmasi pada Rabu siang.

Penyeberangan Feri ke Rote dan Sabu Batal, Ini Pernyataan PT ASDP
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/12/2019). 

Penyeberangan Feri ke Rote dan Sabu Batal, Ini Pernyataan PT ASDP

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Penyeberangan kapal feri dari Kupang ke Sabu dan Rote dibatalkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Rabu (22/1/2020).

Pembatalan penyeberangan ini menyusul kapal feri yang dioperasikan masih melakukan bongkar muat barang.

Demikian disampaikan Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis saat dikonfirmasi pada Rabu siang.

Dijelaskannya, kapal yang beroperasi hari ini yakni KM Ile Mandiri dan KM Ranaka yang rencananya ke Rote dan KM Ilelabalekan ke Sabu dibatalkan.

"Dari kami, kapal yang mau ke Rote itu belum bongkar makanya terlambat berangkat dari Sabu, sedangkan karena kapal dari sabu terlambat makanya kami tidak buka," jelasnya.

Menurutnya, cuaca saat ini masih cukup kondusif untuk penyeberangan kapal feri pada esok hari.

Namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan BMKG sehingga penyeberangan kapal dapat berjalan sesuai perkiraan cuaca yang memungkinkan.

"Cuaca masih bisa, jadi kami gunakan sistem tutup-buka, tutup-buka. BMKG masih toleransi," katanya.

Sistem tutup-buka, lanjut dia, didasarkan pada prakiraan cuaca dari BMKG, jika menurut BMKG cuaca tidak kondusif untuk pelayaran maka sementara waktu pelayaran tersebut akan ditutup.

Hujan Terlambat Turun, Petani Sumba Barat Terancam Gagal Tanam

Viral di Twitter, Perempuan ini Curhat Tentang Pernikahannya Bertahan 12 Hari, Alasannya Bikin Kaget

"Begitupun sebaliknya, Misalnya alur pelayaran terbuka itu jika BMKG buka maka bisa. Karena BMKG saat ini dengan teknologinya dia bisa memantau alur pelayaran, misalnya Kupang Larantuka aman atau Kupang Larantuka gelombang sedang, nah ini kami juga was-was," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved