TNI Patroli Rutin Patok Batas Negara di Dekat Sungai, Hal ini yang Dikhawatirkan

Memasuki musim hujan, sungai besar di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste selalu banjir dan ada daerah tertentu yang rawan longsor.

TNI Patroli Rutin Patok Batas Negara di Dekat Sungai, Hal ini yang Dikhawatirkan
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Personel Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ melaksanakan patroli patok batas negara (PBN), Senin (20/1/2020). 

TNI Patroli Rutin Patok Batas Negara di Dekat Sungai, Hal ini yang Dikhawatirkan

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA---Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ melaksanakan patroli patok batas negara (PBN) secara rutin dengan kosentrasi pada wilayah dekat aliran sungai. Hal ini penting dilakukan agar mengecek kondisi patok yang mungkin saja hilang tergerus banjir.

Memasuki musim hujan, sungai besar di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste selalu banjir dan ada daerah tertentu yang rawan longsor.

Patok batas negara yang berada persis dekat sungai dan juga di daerah perbukitan yang rawan longsor bisa hilang akibat tergerus banjir atau tertutup material longsor. Meski titik koordinatnya tidak berubah namun patok batas bisa saja hilang.

Untuk mengecek hal seperti ini, satgas dalam melaksanakan patroli rutin selalu fokus pada wilayah batas dekat sungai. Seperti yang dilakukan personel Pos Salore, Senin (20/1/2020).

Demikian disampaikan Dansatgas Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M kepada wartawan, Selasa (21/1/2020). Dikatakannya, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ melaksanakan kegiatan rutin berupa Patroli Patok Batas Negara (PBN) yang berada di Desa Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, Provinsi NTT sebagai upaya pengawasan dan pengecekan terhadap PBN guna menghindari hilangnya patok akibat banjir.

Patroli patok yang dipimpin Serda Angga Bramana bersama tujuh orang personel Pos Salore lainnya itu mengecek satu per satu patok batas negara di wilayah tugasnya. Mereka menelusuri wilayah batas sejauh lima kilometer, melintasi semak belukar dan alur sungai.

"Dengan berjalan kaki sejauh 5 kilo meter, personel Patroli Patok Batas Negara dari Pos Salore mengecek dan mengawasi seluruh Patok yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Kegiatan pengecekan tersebut lebih difokuskan pada Patok Batas Negara yang berada di pinggir aliran sungai," ungkap Dansatgas.

Lebih lanjut, Dansatgas mengatakan, saat musim hujan, sungai di wilayah perbatasan sering banjir hingga mengerus wilayah darat secara berlahan-lahan.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa menghilangkan patok batas yang terpasang di dekat sungai. Oleh karena itu, saat patroli difokuskan pada wilayah yang dekat dengan aliran sungai.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved