Masih Ingat Kasus Penganiayaan dan Penikaman Mahasiswa Undana, Ini Perkembangannya

Tidak hanya itu, ia juga mendapatkan luka tikaman pada bagian belakang tubuhnya saat hendak kembali ke rumahnya.

POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, SH 

Masih Ingat Kasus Penganiayaan dan Penikaman Mahasiswa Undana, Ini Perkembangannya

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kasus penganiayaan dan penikaman seorang mahasiswa Undana Kupang pada Rabu (8/1/2020) lalu.

Korban dalam kasus ini yakni Reymon Happy Nara Kaha (24), yang juga warga RT 32 RW 08 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Korban dianiaya di Jln HTI, tepatnya di depan gereja GMIT Maranatha Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Rabu (8/1/2020) subuh sekitar pukul 03.00 Wita.

Pihak kepolisian sebelumnya telah mengamankan satu pelaku yakni Ivan Tanesab (24) di kediamannya yang terletak di Jalan Amabi RT 12 RW 04 Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Rabu (8/1/2019) lalu

Sedangkan satu pelaku lainnya, Ito Tanesab, tersangka pelaku penusukan terhadap korban menyerahkan diri ke Polisi pada Rabu malam.

Pelaku menyerahkan diri dengan diantarkan keluarganya ke Mapolres Kupang Kota setelah sebelumnya diburu polisi atas kasus tersebut.

"Kedua tersangka sudah ditahan di Mapolres Kupang Kota,”ujar Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, Senin (20/1/2020).

Saat diperiksa, tersangka Ito Tanesab mengakui perbuatannya. Ia mengaku bahwa pisau yang digunakan untuk menikam korban adalah milik kakaknya Ivan Tanesab.

"Saat kejadian, tersangka Ivan membawa pisau milik orantuanya,”sebut Hasri.

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved