Warga Naitae Kembangkan Lamtoro dan Kelor di Lahan 25 Hektar

Warga Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang mendukung penuh program Revolusi 5 P Pemerintah Kabupaten Kupang.

Warga Naitae Kembangkan Lamtoro dan Kelor di Lahan 25 Hektar
POS KUPANG/ISTIMEWA
Warga Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang mendukung penuh program Revolusi 5 P Pemerintah Kabupaten Kupang. 

Warga Naitae Kembangkan Lamtoro dan Kelor di Lahan 25 Hektar

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Warga Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang mendukung penuh program Revolusi 5 P Pemerintah Kabupaten Kupang.

Warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Am Obe mengembangkan tanaman Lamtoro, Teramba dan Kelor di lokasi tani masyarakat seluas 25 Hektar.

Bupati Kupang, Korinus Masneno turut serta menanam bersama warga Naitae, Sabtu (18/1) didampingi Asisten II Sekda, emmy Uli dan para pimpinan OPD LIngkup Pemkab Kupang diantaranya Kadis Peternakan Yacoba Ludjuara, Kadis Pertanian Pandapotan Sialagan, Kadis Komimfo Thomas Sonbait, Kadis Ketahanan Pangan Paulus Ati, Camat Fatuleu Barat.

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutannya menyatakan apresiasi atas semangat masyarakat Naitae memanfaatkan potensi lahan guna ditanami kelor, lamtoro dan keramba.

Dirinya berharap semangat yang sama dapat diikuti oleh masyarakat lainnya sehingga potensi lahan yang luas dapat dimanfaatkan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Terkait Revolusi 5 P yakni berkerja secara revolusioner pada bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan pariwisata sangat sesuai dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Kupang.

Masneno yakin jika masyarakat bekerja sungguh-sungguh dan memanfaatkan secara baik potensi yang ada akan memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

"Saya ambil contoh di Jawa. Banyak Sarjana Pertanian yang fokus pada bidang pertanian dan akhirnya sukses dan memiliki penghasilan besar. Saya minta masyarakat untuk dapat merawat tanaman yang telah ditanam hingga tumbuh dan dapat dipanen," pesan Masneno.

Dirinya berjanji akan datang kembali dilokasi lahan Desa Naitae pada Juli untuk melihat sudah sejauh mana hasil tanam masyarakat sudah berhasil.

Pulau Pemana Pintu Masuk Bahan Peledak Bom Ikan ke Pulau Flores, Simak Jalur Peredarannya

Duh, Hingga Saat Ini Hujan Belum Turun di Kecamatan Umalulu dan Pandawai Sumtim, Petani Gagal Tanam

“Saya ingatkan masyarakat untuk rawat lahan yang ada. Bulan juli dengan diam-diam saya akan tinjau, jangan sampai tidak dirawat dan mati semua, nanti kita bemarah. Bapa Camat dan Kades tolong pantau dan beri dukungan pada masyarakat, jika gagal kalian siap saya beri sanksi,” tegas Bupati Masneno.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved