Pendeta Nanda Weru Ingatkan Perawat & Dokter RSUD Waikabubak Sosialisasi Hal Positip

mensosialisasikan berbagai hal positip tentang kesehatan disaat para pasien sedang antre menunggu dokter berobat.

POS KUPANG/PETRUS PITER
Pendeta Nanda M.Weru, S.Th saat memimpin ibadah natal bersama RSUD Waikabubak, Sumba Barat, Sabtu (28/2/2020) malam. 

Pendeta Nanda Weru  Ingatkan Perawat & Dokter RSUD Waikabubak Sosialisasi Hal Positip

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Pendeta Nanda M. Weru, S.Th mengingatkan para perawat dan dokter rumah sakit umum daerah (RSUD) Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat mensosialisasikan berbagai hal positip tentang kesehatan disaat para pasien sedang antre menunggu dokter berobat.

Perawat dan dokter jangan sibuk main handphone, makan sirih pinang, bercerita bahkan belanja sayur di sekitar kompleks RSUD Waikabubak. Kasihan sama pasien, pasti jenuh dan bosan. Coba memulai hal baru pada tahun 2020 ini dengan mensosialisasikan berbagai hal positip tentang kesehatan dan pasti pasien senang menerimanya,' Kata Pendeta Nanda M.Weru, S.Th dalam kotbahnya ketika memimpin ibadah natal bersama dipadukan dengan peresmian gedung rawat inap bedah dan penyakit dalam RSUD Waikabubak di halaman RSUD Waikabubak, Sabtu (18/1/2020) malam.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman berobat di rumah sakit di Pulau Jawa mengalami hal seperti itu. Saat pasien antre menunggu giliran berobat, pihak rumah sakit mengisi waktu dengan mensosialisasikan berbagai hal positip tentang kesehatan. Dengan demikian, pasien memperoleh tambahan pengetahuan sehingga dapat mencegah kemungkinan penyakit tersebut menyerangnya.

Ia menyarankan pihak RSUD Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat mencoba menerapkan hal tersebut dengan dukungan teknologi mumpuni sekarang baik melalui pemutaran video, pertemuan langsung atau lain-lain.

Ia ingin pasien datang ke rumah sakit tidak hanya semata-mata berobat atas penyakitnya tetapi juga mendapatkan edukasi kesehatan sehingga secara dini mencegahnya.

Lebih lanjut Pendeta Nanda M.Weru, S.Th menyatakan saat ini hampir semua gedung RSUD Waikabubak baru, megah dan mentereng. Kemegahan gedung RSUD Waikabubak harus dibarengi dengan pelayanan perawat dokter dan segenap pihak RSUD Waikabubak yang megah pula.

Dengan demikian, rumah sakit umum daerah Sumba Barat tersebut menjadi buah bibir masyarakat dan menjadi cerita tersohor hingga seantero Sumba Barat karena keramahtamahan, kecepatan, kecekatan dan bukan sebaliknya. Menjadi pertanyaan kita bersama dan lebih khusus segenap komponen RSUD Waikabubak, sudahkan hal itu terlaksana.

Kodim Belu Gencar Tanam Pohon

Kunjungan ke Labuan Bajo,Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Hotel Inaya Bay & Serah Sertifikat

Gedung Megah, jangan Kalah megah dengan pelayanan Kepada pasien. Rumah sakit dan pasien saling menopang dan saling membutuhkan. Karenanya berikanlah pelayanan terbaik terhadap setiap pasien yang datang,' pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved