Pembunuhan hakim PN Medan

Terungkap Istri Sempat Tidur 3 Jam Bersama Jenazah Hakim Jamaluddin Selah Dieksekusi

Sadis, tersangka sekaligus isteri Hakim Jamaludin sempat tidur tiga jam bersama jasad korban setelah dieksekusi.

Terungkap Istri Sempat Tidur 3 Jam Bersama Jenazah Hakim Jamaluddin Selah Dieksekusi
tribunnews.com
Zuraidah Hanum tersangka pembunuh Hakim Jamaludin lakukan rekonstruksi 

Keterangan itu disampaikan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat rekonstruksi tahap kedua di rumah korban di Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1/2020).

Wanita Ini Mengaku Bisa Panggil Malaikat dan Nabi, Siapa Ningsih Tinampi Sebenarnya?

Sementara semua adegan dalam rekonstruksi tahap II kasus pembunuhan hakim PN Medan ini dilakukan di dua lokasi yakni di perumahan Graha Johor Medan dan di lokasi pembuangan mayat korban di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang.

TERBONGKAR Zuraida Hanum Ingin Nikahi Selingkuhan Seusai Bunuh Suaminya Hakim Jamaludin Ini Buktinya

Dua tersangka membekap korban pukul 01.00 WIB

Saat pembacaan berita acara rekonstruksi di kamar korban yang berada di lantai 2 rumahnya, terungkap bahwa tersangka JP dan RF turun dari lantai 3 setelah diberi kode oleh ZH agar turun. JP dan RF kemudian melakukan aksinya pada pukul 01.00 WIB.

Saat itu korban Jamaluddin hanya mengenakan sarung. RF kemudian membekap hidung dan mulut korban dengan kain sementara JP memegang kedua tangan korban.

ZH, yang berbaring di samping kiri korban menindih kaki korban agar tidak bergerak sambil menenangkan anaknya yang sempat terbangun.

Setelah dipastikan korban tidak lagi bernafas, ZH yang saat itu mengenakan daster motif pelangi memasangkan korban dengan pakaian olah raga berwarna hijau dan juga jam tangannya.

Tersangka pembunuhan Zuraida Hanum saat melakukan reka adegan pembunuhan hakim Jamaluddin di kediamannya Medan Johor, Kamis (16/1/2020).
Tersangka pembunuhan Zuraida Hanum saat melakukan reka adegan pembunuhan hakim Jamaluddin di kediamannya Medan Johor, Kamis (16/1/2020). (TribunMedan)

Tiga tersangka berdebat soal lebam di hidung

Setelah itu, ketiganya berdebat karena melihat ada lebam di hidung korban. Perdebatan itu terjadi karena dalam skenarionya, korban meninggal dunia karena jantung.

Adanya lebam itu, membuat skenario pertama gagal sehingga harus dibuang karena kalau ketahuan polisi bisa mencurigainya.

Istri Sendiri Rancang Bunuh Hakim PN Medani, Lihat Pengakuan Menyedihkan Sang Anak, Ternyata Dibalik

Halaman
123
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved