SMK Clarent Kefamenanu Gelar Study Tour

Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Clarent yang merupakan satu-satunya SMK pariwisata di Kota Kefamenanu

SMK Clarent Kefamenanu Gelar Study Tour
ISTIMEWA
Para siswa SMK Clarent foto bersama di destinais wisata Pantai Tanjung Bastian, Jumat (10/1/2020). 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Clarent yang merupakan satu-satunya SMK pariwisata di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) menggelar kegiatan study tour bagi para siswannya.

Kegiatan study tour yang melibatkan seluruh siswa dan para guru yang ada di sekolah tersebut dilaksanakan di Tanjung Bastian yang terletak di Desa Humsu Wini, Kecamatan Insana Utara, selama dua hari berturut-turut yakni pada, Jumat-Sabtu (10-11/1/2020).

9 Lokasi Wisata di Pulau Sumba Diprakirakan Diguyur Hujan Itensitas Sedang Hari Ini

Kepala SMK Clarent Kefamenanu, Kayetanus Abi, S.Pd mengatakan, kegiatan study tour merupakan salah satu program tetap yang dilaksanakan sekolah bagi para siswa dan siswinya. Bahkan, sejak SMK Clarent dibuka empat tahun yang lalu, sekolah tersebut sudah menggelar empat kali study tour.

"Jadi study tour ini semacam pendidikan di luar kelas. Jadi anak-anak bisa memahami apa yang mereka dapat di dalam kelas lalu di lapangan atau diluar kelas mereka bisa mengaplikasikan," ungkapnya.

Kapolda NTT Beri Penghargaan Anggota Polisi yang Selamatkan Bayi di Laut, Lihat Profilnya

Selain itu, jelas Kayetanus Abi, kegiatan study tour dilakukan agar para siswa mengenal lingkungan dan alam di sekitarnya serta dapat berbaur dengan masyarakat yang ada di tempat tersebut.

"Sehingga anak-anak ini kita didik mereka untuk dapat mengenal dunia luar. Oleh karena itu kita buat kegiatan seperti ini," ungkapnya.

Dalam kegiatan study tour tersebut, tambah Kayetanus, para siswa juga diajak untuk mengunjungi obyek wisata. Salah satu obyek wisata yang dikunjungi yakni Pantai Tanjung Bastian yang sangat terkenal di Kabupaten TTU.

"Para siswa kemudian diajak untuk mengenal destinasi wisata dengan membersihkan sampah di pantai Tanjung Bastian," ungkapnya.

Selain mengunjungi Tanjung Bastian, tambah Kayetanus, para siswa juga mengunjungi Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Wini. Disana, para siswa melakukan pertemuan dengan pihak PLBN, Imigrasi, dan Beacukai.

"Supaya mereka bisa mengetahui bagaimana orang melintas di batas negara. Karena nanti mereka juga akan melaksanakan praktek di situ," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved