Nenek 109 Tahun Menikah 22 Kali dan Bikin Pria 70 Tahun Lebih Muda Kepincut, Ternyata Ini Rahasianya

Nenek 109 Tahun Menikah 22 Kali dan Bikin Pria 70 Tahun Lebih Muda Kepincut, Ternyata Ini Rahasianya

Nenek 109 Tahun Menikah 22 Kali dan Bikin Pria 70 Tahun Lebih Muda Kepincut, Ternyata Ini Rahasianya
ist
Nenek 109 Tahun Menikah 22 Kali dan Bikin Pria 70 Tahun Lebih Muda Kepincut, Ternyata Ini Rahasianya 

Rupanya teknik pijatan yang dikuasai oleh Kundor adalah warisan dari keluarganya.

Kundor dan suami
Kundor dan suami ()

Kundor tidak mengungkapkan rincian pijatan, hanya mengatakan bahwa itu berfokus pada bagian-bagian sensitif untuk merangsang kebutuhan seksual.

Tak hanya itu Kundor mengatakan bahwa seorang istri harus pandai memasak, dan harus selalu menjaga penampilannya.

Kabar terakhir mereka yakni di tahun 2018, pernikahan keduanya masih awet dan berencana mengadopsi anak.

VIRAL! Cinta beda usia kembali terjadi, perjaka 24 tahun di Kebumen nikahi janda 50 tahun.

Bagai malam memluk siang, demikian kisa cinta Asmiati (50) dan Destoko (24).

Pernikahan beda usia itu kembali terjadi di Kebumen, Kabupaten Banyumas.

Usia yang terpaut 26 tahun bukan pemnghalang bagi mereka mereka untuk bersatu.  

Pasangan asal Kebumen ini memiliki perbedaan usia hingga 26 tahun.

Destoko yang masih perjaka belum lama ini meminang Rasmiati, janda berusia 50 tahun.

Destoko merupakan warga Dusun Legok RT 8 RW 3, Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Sedangkan istrinya, Rasmiati merupakan warga Desa Kedungwuluh Kidul, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.

Keduanya menikah pada Rabu (21/8/2019)

Mulanya, kabar pernikahan Destoko dan Rasmiati viral di media sosial Facebook.

Tiba-tiba foto pernikahan keduanya ramai diperbincangkan publik.

Destoko berprofesi sebagai seorang penari Ebeg (kuda lumping) di bawah asuhan ayahnya sendiri, Siskun Wiswadi.

Di bawah paguyuban Ebeg Mugi Lestari, pimpinan ayahnya dia biasa tampil ke beberapa wilayah di Kabupaten Banyumas.

Karena mempunyai darah seni semenjak kecil, Destoko sudah lihai dalam menari dan sangat luwes dalam berkesenian ebeg.

Usai lulus SMP akhirnya dia terjun secara langsung dalam kesenian ebeg dan ikut pentas kesana-kemari.

Sementara itu Rasmiati adalah seorang sinden wayang yang juga sudah banyak ikut dengan berbagai dalang terkenal di Banyumas dan Jawa Tengah.

Sebut saja dalang Enthus, dalang Gino, pernah menggunakan jasa sinden Rasmiati.

Begitupun sebaliknya Rasmiati mengaku terpikat dengan Destoko yang masih muda dan bertalenta sebagai penari Ebeg.

"Kalau istilahnya itu Ndelik (enak buat didengar), beda dengan sinden-sinden lain. Saya joged, dia nyinden.

Kharisma dan auranya benar-benar sinden," ujar Destoko.

Destoko dan Rasmiati (Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati)
Sepasang kekasih terpaut usia cukup jauh antara Destoko (24) dan Rasmiati (50). (ISTIMEWA)

Awal Mula Kisah Cinta 

Perkenalan dimulai ketika ayah Destoko membutuhkan seorang sinden untuk pementasan ebeg kelompoknya.

Lalu Destoko menyarankan mengajak Rasmiati yang kala itu merupakan sinden wayang.

Karena kasihan, Resmiati akhirnya setuju dan bergabung menjadi sinden Ebeg.

Meski terkadang Resmiati medapat panggilan sebagai sinden di tempat lain, Destoko rela mengantar jemput kemanapun.

"Kebetulan sinden Ebeg waktu itu cuma satu dan kurang.

Akhirnya mengajak istri untuk ikut bergabung menjadi sinden Ebeg.

Ketika akan pentas ya saya antar jemput," ujar Destoko kepada Tribunjateng.com, Jumat (23/8/2019).

Karena sering bertemu dan berkomunikasi cinta lokasi diantara mereka akhirnya tumbuh.

Destoko bercerita jika dia antar jemput Rasmiati hampir setiap hari.

Hingga pada suatu ketika, Rasmiati menjadi sangat ketergantungan dengan Destoko.

"Ya kami jadi sering chattingan, terus dia juga jadinya minta ditemani terus setiap pentas," katanya.

Benih-benih cinta tumbuh di antara keduanya.

Karena mereka sudah saling mengagumi dan jatuh cinta, Rasmiati lalu yang memberanikan diri datang menemui orang tua Destoko.

"Aku bilang sama dia, kalau kamu suka sama aku bilang sama orang tuaku," kata Destoko.

Rasmiati akhirnya memberanikan diri datang dan memohon restu apakah bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Mendengar niatan mereka untuk mensyahkan menjadi sepasang suami-istri, ibunda Destoko, Narsiti mengaku setuju dan memasrahkan keputusan kepada anaknya itu.

"Sebenarnya orang tua sudah menasehati dan meyakinkan apakah benar-benar siap menikah dengan Rasmiati.

Tetapi orang tua memasrahkan kembali pada anak, jika sudah suka ya bagaimana lagi," jawab Narsiti.

Karena kedua keluarga sudah saling setuju dan mereka sudah memutuskan untuk menikah, akhirnya pada Rabu (21/8/2019) mereka berdua melangsungkan akad pernikahan.

Pernikahan Serupa

Pernikahan beda usia kembali viral di Kabupaten Tegal, kali ini seorang kekek berusia 83 tahun menikahi gadis berumur 27 tahun.

Mbah Dirgo pertama kali bertemu Nuraeni pada awal Juni 2019 lalu, saat perempuan berusia 27 tahun itu menjadi salah satu "pasiennya."

Berdasarkan penuturan warga sekitar, Mbah Dirgo diketahui sebagai “orang pintar” yang kerap mengobati orang sakit.

Mbah Dirgo menikahi Nuraeni pada Minggu (18/8/2019) dan foto pernikahan mereka beredar luas di media sosial.

Nur menaruh hati kepada Mbah Dirgo setelah beberapa kali bertemu saat berobat.

Perasaan suka tersebut kemudian disampaikan Nur kepada ayahnya, Sukadi (63).

“Nur dan keluarga sempat menyampaikan maksudnya.

Dan saya sempat heran kenapa mau menikah dengan saya.

Waktu itu saya sarankan memilih pria lain yang lebih muda,” kata Mbah Dirgo.

Nur adalah warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Sementara Mbah Dirgo tinggal di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Sukadi, ayah Nur bercerita sejak bercerai dengan suaminya yang pertama, Nur sempat depresi.

Ia memilih bercerai karena suaminya tidak memberi nafkah.

Saat depresi itulah, Sukadi membawa Nur ke Mbah Dirgo untuk menjalani pengobatan.

Setelah beberapa kali diobati Mbah Dirgo, Nur merasa lebih sehat.

“Anak saya lulusan SD. Dulu sehat-sehat saja.

Namun, setelah bercerai, sering ngomong dan ketawa-ketawa sendiri,” ujar Sukadi.

Saat akan menikah, Nur mengaku sempat meminta masukan pada anak Mbah Dirgo.

"Sebelumnya saya nanya bapak dulu.

Saya waktu itu bilang yang penting saya bisa sehat dan senang bisa menikah.

Dan bapak mengizinkan. Saya juga sempat minta masukan anak kakek (Mbah Dirgo)," ujar Nur.

VIDEO: Perhatikan Baik-baik Panduan Lengkap Niat Tata Cara Doa Keutamaan dan Waktu Sholat Tahajud

VIDEO: Niat Tata Cara Sholat Istikharah, Jawaban Sholat Istikharah Menurut Ustadz Adi Hidayat

Simak Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 16 Januari 2020 Jakarta Berawan Jambi Kabut, Bagaimana Kotamu?

Hasil Indonesia Masters 2020 Hari Kedua - Tunggal Putra Sempurna, Tunggal Putri Merana

Sutarti, anak Mbah Dirgo sempat menasihati Nur, salah satunya karena usia Nur dengan ayahnya sangat jauh.

“Saya sering kasih pertimbangan. Tapi dia tetap keukeh ingin menikah sama bapak.

Dia tidak mau nikah sama pria lain.

Alasannya sudah mantap karena sudah telanjur cinta,” ujar dia.

Namun Sutarti mengatakan bahwa pernikahan ayahnya dengan Nur bukan karena ayahnya "orang pintar."(*)

Artikel ini telah tayang di https://hype.grid.id/read/431988444/menikah-sebanyak-22-kali-nenek-berusia-109-tahun-ini-berhasil-gaet-pria-70-tahun-lebih-muda-apa-rahasianya?page=all

Editor: maria anitoda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved