Direktur PDAM Kupang Penuhi Panggilan Polisi Terkait Laporan Dugaan Korupsi PDAM

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kupang, Lobrik Saubaki ST memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus

Direktur PDAM Kupang Penuhi Panggilan Polisi Terkait Laporan Dugaan Korupsi PDAM
POS KUPANG/RYAN NONG
Direktur PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang 

Direktur PDAM Kupang Penuhi Panggilan Polisi Terkait Laporan Dugaan Korupsi PDAM

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kupang, Lobrik Saubaki ST memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda NTT pada Selasa (14/1/2020). 

Lobrik memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan terkait laporan dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Kabupaten Kupang yang dilaporkan salah seorang bawahannya.

Saat di Mapolda NTT, Lobrik memberikan keterangan kepada penyidik di ruang Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTT sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita. 

Kepada POS-KUPANG.COM, Lobrik mengatakan bahwa ia memberikan keterangan kepada pihak penyidik dalam kapasitasnya sebagai direktur perusahaan daerah tersebut. Ia mengaku, selama pemeriksaan yang berlangsung, ia menjelaskan apa yang diketahuinya dalam kapasitas sebagai direktur. 

Terhadap pelapor, ia menyayangkan telah melaporkan hal yang sebenarnya tidak dipahaminya. 

"Artinya melakukan suatu kontrol itu hal yang benar, baik, tapi ini dia mau menuduh tanpa ada bukti," ujarnya dengan nada kesal. 

"Beta kasturun dia dari jabatan itu karena dia terlalu kurang ajar," tambahnya. 

Ia juga mengaku, bahwa apa yang dilaporkan itu tidak berdasar dan sesungguhnya hal tersebut bukanlah merupakan tindakan korupsi. "Sesuai dengan hasil pemeriksaan polisi, itu tidak salah," ucapnya. 

Sementara itu, Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda NTT Kombes Pol Herry Tri Maryadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait dugaan korupsi senilai Rp 290 juta di PDAM Kabupaten Kupang. Namun demikian, ia tidak memberikan keterangan terperinci karena kasus tersebut baru dalam tahap penyelidikan. 

"Iya ada laporan terkait PDAM, kita baru lidik," singkatnya. 

Biaya Sekolah Anak Raffi Ahmad Ayu Ting Ting Nia Ramadhani Bandingkan dengan Jan Ethes Cucu Jokowi

Perempuan Saksi Bupati Boven Digoel Tewas di Hotel Menghilang Tak Terlihat di Luar

Dugaan korupsi di tubuh PDAM Kabupaten Kupang itu mencuat setelah salah satu karyawan melaporkan kejanggalan pada keuangan perusahaan. Pihak karyawan menduga ada tindak korupsi dan penggelapan keuangan perusahaan sebesar Rp 290 juta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved