Ratu Azia Borromeu Pindahkan Barang Pusaka Kerajaan Alas dari Sukabitete ke Maktaen

Si Ratu Azia Borromeu Pindahkan Barang Pusaka Kerajaan Alas dari Sukabitete ke Maktaen

Ratu Azia Borromeu Pindahkan Barang Pusaka Kerajaan Alas dari Sukabitete ke Maktaen
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Ratu Azia Borromeu bersama masyarakat foto bersama di Istina Ratu Buaya Putih, dekat tempat tinggal Ratu Azia di Maktaen, Kabupaten Belu, Selasa (14/1/2020). 

Si Ratu Azia Borromeu Pindahkan Barang Pusaka Kerajaan Alas dari Sukabitete ke Maktaen

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---- Ratu Azia Borromeu, anak dari Raja Alexandrino Borromeu selaku Tokoh Apodeti Penandatanganan Petisi Balibo memindahkan semua benda pusaka Kerajaan Alas dari
di Sukabitetek, Desa Leontolu, Kecamatan Raimanuk ke tempat tinggal barunya di Maktaen, Desa Rimbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Proses pemindahan benda-benda pusaka Kerajaan Alas yang selama 20 tahun disimpan di Sukabitetek diawali dengan ritual adat, Selasa (14/1/2020). Acara ritual adat diikuti Ratu Azia Borromeu bersama masyarakat.

Pemeliharaan Taman-taman di Kota Kupang Akan Ditangani UPTD Pertamanan

Ratu Azia Borromeu alias Ratu Alas mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Selasa (14/1/2020). Menurut Ratu Azia, setelah berpindah dari Sukabitetek Juli 2019 lalu, ia membangun tenda darurat sebagai tempat tinggalnya yang baru di Maktaen.

Setelah berpindah, Ratu Azia bersama masyarakat dari keturunan Kerajaan Alas bersepakat untuk memindahkan benda-benda pusaka kerajaan ke Istina Ratu Buaya Putih, dekat tempat tinggal Ratu Azia di Maktaen.

Proses pemindahan benda pusaka itu dirangkaikan dalam beberapa acara adat yang dimulai hari ini, Selasa (14/1/2020) sampai dengan hari puncak tanggal 27 Januari 2020.

Upaya Sule Selamatkan Rizky Febian Lahir Prematur & Divonis Dokter Bertahan Hidup Hanya 6 Bulan

"Hari ini kami acara adat pindah benda pusaka Kerajaan Alas dari
Sukabitetek ke Maktaen, dekat tenda darurat Ratu Alas. Kami acara terus mulai hari ini sampai puncak acara adat besarnya tanggal 27 Januari 2020", kata Ratu Azia.

Ratu Azia menambahkan, sejak hari ini, masyarakat dari keturunan Kerajaan Alas terus berdatangan ke rumah adat untuk memberikan sirih dan pinang sebagai ungkapan syukur karena benda-benda pusaka kerajaan berhasil dipindahkan.

Sesuai rencana, Ratu Azia akan mengundang sejumlah pejabat negara di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat untuk menghadiri acara adat pemindahan benda pusaka Kerajaan Alas di Maktaen. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved