Polisi Tegur Pengendara Tidak Pakai Helem

Jajaran Polres Malaka mulai melakukan penertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Malaka.

Polisi Tegur Pengendara Tidak Pakai  Helem
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Polisi memberikan teguran kepada pengendara motor yang tidak menggunakan helem standar saat berkendara di jalan di Betun, Kabupaten Malaka, Senin (13/1/2020).

Polisi Tegur Pengendara Tidak Pakai Helem

POS KUPANG.COM| BETUN--Jajaran Polres Malaka mulai melakukan penertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Malaka.

Langka pertama yang dilakukan polisi adalah memberikan teguran kepada para pengendara kendaraan yang melanggar aturan berlalu lintas seperti, tidak menggunakan helem standar.

Seperti yang dilakukan anggota Polres Malaka, Senin (13/1/2020), menghentikan sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat mengendarai kendaraan.

Polisi menegur dan memberikan arahan agar mulai saat itu bagi pengendaraan sepeda motor wajib mengurus kelengkapan pengendara seperti SIM, menggunakan helem dan mengurus kelengkapan kendaraan seperti plat nomor, STNK, kaca spion, lampu utama dan lampu reting.

Tampak seorang polisi memberi teguran kepada seorang pengendara yang berprofesi sebagai security yang saat itu mengendarai sepeda motor tanpa helem.

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno kepada wartawan, Senin (13/1/2020) mengatakan, langka awal dalam rangka penertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Malaka adalah menugaskan seluruh anggota Polres Malaka untuk melakukan pengaturan lalu lintas di semua jalur rawan yang ada di wilayab Kota Betun, Ibukota Kabupaten Malaka.

Pengaturan lalu lintas ini dilakukan setiap hari, dimulai Senin (13/1/2020) dengan jadwal pagi hari pukul 06.30 sampai 07.30 Wita dan siang, dari pukul 12.30 sampai 13.30 Wita.

"Mulai dari hari ini, Senin tanggal 13 Januari 2020, kebijakan saya selaku Kapolres menugaskan seluruh anggota polres Malaka, untuk melakukan pengaturan lalu lintas di semua titik kerawanan untuk kelancaran berlalu lintas di Kota Betun. Pelaksanaannya, pagi jam 06.30 wita sd 07.30 wita dan sore 12.30 wita sampai 13.30 wita setelah siswa siswi pulang sekolah", kata Kapolres Albert Neno.

Menurut Kapolres, kegiatan pengaturan lalu lintas ini bertujuan untuk kelancaran aktivitas masyarakat seperti, warga yang ke pasar, siswa-siswi yang ke sekolah dan ASN yang ke kantor.'

Hadapi UN Online, Siswa SMA Al-Ikhlas SoE Terbantu dengan Les Tambahan dan Simulasi

Di Samudera Hindia Selatan Sabu-Sumba dan di Perairan Sumba Berpotensi Tinggi Gelombang 4.0 Meter

Selain mengatur lalu lintas, polisi juga memberikan himbuan kepada masyarakat secara khusus pengendara kendaraan agar taat dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. Polisi memberikan himbuan terlebih dahulu sebagai upaya preventif sebelum dilakukan penertiban. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved