Kabupaten Nagekeo Miliki 97 Bumdes Aktif, Begini Penjelasan Kadis Imanuel

Perlindungan Anak ( PMD - PPPA) Kabupaten Nagekeo, Imanuel Ndun, menyebutkan di Kabupaten Nagekeo ada 97 Bumdes aktif.

Kabupaten Nagekeo Miliki 97 Bumdes Aktif, Begini Penjelasan Kadis Imanuel
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Imanuel Ndun 

Di Nagekeo Ada 97 Bumdes Aktif, Begini Penjelasan Kadis Imanuel

POS-KUPANG.COM | MBAY --Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PMD - PPPA) Kabupaten Nagekeo, Imanuel Ndun, menyebutkan di Kabupaten Nagekeo ada 97 Bumdes aktif.

"Jumlah Bumdes di Nagekeo ada 97, setiap desa ada satu Bumdes. Dari 97 itu aktif semua karena terbentuk kelembagaannya. Hanya kita dari kategori-kategori penghasilannya ada yang masih rendah dan ada yang sedang, ada yang tinggi. Semua itu kelembagaannya sudah terbentuk. Skala yang kecil itu mulai dari simpan pinjam ada usaha molen itu skala yang kecil," ujar Kadis Imanuel, kepada POS-KUPANG.COM di Mbay, Selasa (14/1/2020).

Kadis Imanuel mengaku sangat mendukung tekad Provinsi NTT untuk menjadikan 100 Bumdes unggulan di NTT dan itu adalah komitmen bersama seluruh Pemda.

Kata Kadis Imanuel, di Nagekeo bisa mencapai satu atau dua Bumdes dalam satu Kecamatan. Sehingga dari tujuh kecamatan yang ada bisa ada 7 Bumdes bahkan lebih.

Kadis Imanuel menambahkan, Waktu itu kita sepakat dengan PMD provinsi bahwa ada 100 BumDes unggulan di NTT kami diskusikan minimal 1 Kecamatan itu 1 bumdes berarti kita harus punya minimal 7 yang menjadi lokomotif.

"Kalau kita Nagekeo, kita bisa lebih dari 7 karena nanti kita ada tambahan di Leguderu itu ada kopi dan dia sudah perdana lalu di Desa Raja ada Bumdes Babi dengan skala besar. Di Keo Tengah ada tambahan lagi yang untuk grosir, di Mauponggo itu kemasan air galon dan ada yang beberapa kami identifikasi dari tahun lalu dan kami fasilitasi untuk didorong untuk sudah mulai kompetitif lah nanti terlihat setelah mulai dia punya grafik gerak naiknya saat pembahasan dan desa ini tetapi komitmen kita itu minimal tujuh. Bisa lebih dari itu," ujar Kadis Imanuel kepada POS-KUPANG.COM di Mbay, Selasa (14/1/2020).

Kadis Imanuel mengatakan kalau Bumdes Kotowuji Barat yaitu Coklat Kobar dan itu sudah menjadi ikon NTT.

"Itu dikelolah oleh Bumdes. Itu Bumdes terbaik NTT dan diberi penghargaan di Denpasar waktu itu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved