TNI Siaga Tempur di Natuna, 5 KRI dan 600 Disiapkan Tersamuk Pesawat dan Pesenjataan

TNI Siaga Tempur di Natuna, 5 KRI dan 600 Disiapkan Tersamuk Pesawat dan Pesenjataan TNI Siaga Tempur di Natuna, 5 KRI dan 600 Disiapkan Tersamuk Pe

TNI Siaga Tempur di Natuna, 5 KRI dan 600 Disiapkan  Tersamuk Pesawat dan Pesenjataan
(DOK TNI)
Panglima Komondo Gabungon Wilayah Pertahonan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono menggelar apel pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di pelabuhan Selat Lampa, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pasukan yang terlibat yakni sekitar 600 personil dengan jumlah KRI yang ada sebanyak lima unit kapal. 

TNI Siaga Tempur di Natuna, 5 KRI dan 600 Disiapkan , China Tak Punya Dasar Hukum di Laut China Selatan

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Masuknya kapal-kapal asing di perairan Natuna dianggap mulai mengusik keamanan di wilayah tersebut.

Maraknya pelanggaran Kapal Ikan Asing (KIA) yang masuk di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau menjadi perhatian serius pemerintah.

Menyikapi kondisi itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono mengaku telah menyiapkan operasi siaga tempur di wilayah Natuna Utara.

Hal itu dilakukan untuk pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara.

"Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Dalam persiapan operasi siaga tempur di wilayah Natuna itu, pihaknya telah menyiapkan 600 personel TNI dan sejumlah alutsista.

Seperti tiga KRI, satu pesawat intai dan satu pesawat Boeing TNI AU.

"Ada tambahan lain dan masih dalam perjalanan menuju Natuna, yakni dua KRI," terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, KIA yang melakukan pencurian ikan di perairan Natuna merupakan ancaman serius, karena menyangkut persoalan kedaulatan NKRI.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved