Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Kapal Tenggelam di Pulau Bidadari Labuan Bajo Manggarai Barat BMKG Sudah Keluarkan Peringatan Dini

Musibah kapal tenggelam di Pulau Bidadari Labuan Bajo Manggarai Barat BMKG sudah keluarkan peringatan dini

Kapal Tenggelam di Pulau Bidadari Labuan Bajo Manggarai Barat BMKG Sudah Keluarkan Peringatan Dini
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Penumpang kapal tenggelam yang selamat 

Musibah kapal tenggelam di Pulau Bidadari Labuan Bajo Manggarai Barat BMKG sudah keluarkan peringatan dini

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebuah Kapal angkutan wisata tenggelam di Pulau Bidadari, Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), Sabtu (4/1/2020).

Pihak Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tenau Kupang dihubungi POS-KUPANG.COM mengaku sudah mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan NTT.

Rayakan Natal Bersama di On the Rock Hotel Christmas Worship

"Kami sudah keluarkan peringatan dini terkait adanya potensi gelombang tinggi dan angin di wilayah perairan NTT tadi malam, 3 Januari 2020," ungkap kepala BMKG Maritim Tenau Otta Walli Tallo Kasmar, Sabtu (4/1/2020).

Dia jelaskan, dalam peringatan dini yang dikeluarkan disebutkan, tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 Meter, berpeluang terjadi di sejumlah perairan di Nusa Tenggara Timur. Antara lain :

Selat Sape bagian selatan, perairan utara Kupang-Rote, Selat Ombai, Laut Sawu bagian utara, Selat Sumba bagian Timur dan perairan utara Flores.

TRIBUN WIKI: Mie Kuah Iga On The Rock Jadi Menu yang Pas di Musim Hujan

Sementara potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter disebutkan berpeluang terjadi di Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Kupang-Rote, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Kupang-Rote dan Samudra Hindia Selatan Sumba-Sabu.

Dia menegaskan dalam peringatan dini tersebut juga disebutkan, harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

Selanjutnya, Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal
Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Selain itu disebutkan pula, dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved