Pembakaran Rumah di Malaka
BREAKING NEWS: Buntut Kasus Penganiayaan, Rumah Warga Bonetasea Malaka Dibakar
BREAKING NEWS: buntut kasus penganiayaan, rumah warga Bonetasea Malaka Dibakar
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
BREAKING NEWS: buntut kasus penganiayaan, rumah warga Bonetasea Malaka Dibakar
POS-KUPANG.COM | BETUN - Buntut dari kasus penganiayaan antara warga, rumah semi permanen milik Yasintus Leki, warga Desa Bonetasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka terbakar, Minggu (29/12/2019) sekitar pukul 19.45 Wita.
Saat kejadian itu, pemilik rumah tidak berada di TKP (tempat kejadian perkara). Berselang waktu dua jam, api berhasil dipadamkan oleh masyarakat sekitar menggunakan alat seadanya dan air dari mobil tangki milik Pemerintah Kecamatan Weliman.
• Wajib Baca ! Penyakit Ini Bisa Masuk ke Dalam Tubuh Kalau Minum Air Putih Sembarangan
Diduga, pelaku pembakaran rumah tersebut adalah Febianus Nahak dan Adrianus Nahak. Para pelaku masih dalam pengejaran polisi.
Kedua pelaku adalah warga Dusun Dara, Desa Bonetasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
Kapolres Belu, AKBP Cliffry Steiny Lapian dan Pjs Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno melalui Kapolsek Weliman, Iptu Oscar Pinto mengatakan hal itu kepada Pos-Kupang.Com, Senin (30/12/2019).
• Ramalan Zodiak Senin 30 Desember 2019 Aquarius Terlalu Serius, Taurus Senyum Khusus, Zodiak Lain?
Menurut Kapolsek Oscar, pembakaran rumah warga tersebut merupakan buntut dari kasus penganiayaan.
Awalnya, dua orang korban penganiayaan yaitu Irjabob Fina Pinto dan Brayen Seran sedang duduk sama dengan pelaku pembakaran rumah. Mereka sama-sama mengkonsumsi minuman keras (miras) di rumah pelaku atasnama Febianus Nahak.
Sementara masih mengonsumsi miras dan semua sudah dalam kedaan mabuk miras, warga atasnama Irjabob Fina Pinto dan Brayen Seran terjadi adu mulut hingga terjadilah pertengkaran di antara mereka.
Melihat hal tersebut, pelaku atasnama Fabianus Nahak dan Adrianus Nahak mencoba untuk menenangkan dan meleraikan pertengkaran antara Irjabob Fina Pinto dan Brayen Seran, namun kedua korban itu malah memukul pelaku lebih dahulu.
Merasa tidak puas pelaku melakukan perlawanan hingga terjadilah penganiayaan yang menyebabkan korban Irjabob Fina Pinto mengalami memar dan lebam pada wajah serta tidak sadarkan diri.
Fina Pinto adalah Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Selanjutnya korban dihantar ke Puskesmas Weoe oleh saksi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dari kejadian penganiayaan tersebut, sekitar pukul 19.45 Wita terjadi penyerangan dan pembakaran unit unit rumah semi permanen yang dindingnya terbuat dari bebak serta atap dari daun alang - alang milik Yasintus Leki.
Menurut Oscar, pelaku pembakaran rumah masih dalam penyelidikan polisi. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Tenis Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/breaking-news-buntut-kasus-penganiayaan-rumah-warga-bonetasea-malaka-dibakar.jpg)