TRIBUN WIKKI

TRIBUNWIKI : Fatumnasi, Tidak Hanya Alam yang Indah, Senyum dan Keramahan Warga Membekas

Sorenya Noy dan keluarganya menemani POS-KUPANG.COM menyusuri lokasi cagar alam Fatumnasi. Di sana banyak pengunjung yang datang

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Para pengunjung menikmati keindahan Bonsai di kawasan cagar alam Fatumnasi, Rabu (25/12/2019). 

TRIBUNWIKI : Fatumnasi, Tidak Hanya Alam yang Indah, Senyum dan Keramahan Warga Membekas

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memiliki banyak destinasi wisata alam, salah satunya kawasan dataran tinggi Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi.

Selain sebagai destinasi wisata, Fatumnasi juga merupakan salah satu kawasan konservasi sumber daya alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi yang pernah ke Fatumnasi, pasti langsung terngiang pemandangan padang rumput yang luas dan bukit hijau, pohon-pohon rindang, Gunung Batu Marmer, pemandangan puncak Gunung Mutis, hamparan hutan bonsai dan masih banyak lagi.

Udara di Fatumnasi amat sejuk karena banyak bukit dan pepohonan. Desir angin dan suara burung kian membuat nyaman. Kita juga tidak sulit mencari spot foto, karena semua titik bisa dijadikan spot foto yang menarik.

Fatumnasi tidak hanya menyajikan alam yang memukau, senyum dan keramahan penduduk setempat menjadi daya tarik tersendiri.

Rabu, (25/12/2019) POS-KUPANG.COM, berkesempatan mengunjungi destinasi wisata Fatumnasi. Waktu tempuh menggunakan sepeda motor dari Kota SoE, Ibu Kota Kabupaten TTS ke Fatumnasi kurang lebih dua jam.

Perjalanan menuju Fatumnasi cukup menantang karena ada jalan yang rusak dan ada pula jalan yang belum beraspal sehingga harus bersusah payah melintas di jalan berbatu-batu.

Memasuki Fatumnasi, POS-KUPANG.COM disambut senyum ramah dari warga setempat. Mereka tidak enggan bertegur sapa kendati berjumpa dengan orang baru.

Hal menarik lainnya, di sana POS-KUPANG.COM menyaksikan orang tua yang sudah renta pulang dari kebun, berjalan kaki sambil memikul kayu bakar atau hasil kebun.

Awalnya POS-KUPANG.COM, berniat menginap di homestay yang dibangun oleh warga setempat. Homestay tersebut dibuat dari kayu dan atapnya dari alang-alang. Warga setempat menyebutnya rumah bulat karena berbentuk bulat setengah lingkaran, khas bangunan rumah adat warga.

Namun, salah seorang warga, bernama Noy Tefa, bersama keluarganya meminta meminta agar POS-KUPANG.COM menginap di rumah mereka. Sebelum ke rumah Noy Tefa POS-KUPANG.COM diajak Noy mengunjungi rumah-rumah warga.

Warga yang dikunjungi POS-KUPANG.COM dan Noy menyambut dengan ramah, bahkan mereka menyajikan makan siang dan duduk bercerita berjam-jam. Mereka sangat santun dalam berkata-kata dan bersikap.

Sorenya Noy dan keluarganya menemani POS-KUPANG.COM menyusuri lokasi cagar alam Fatumnasi. Di sana banyak pengunjung yang datang, mereka asyik berfoto ria.

Noy adalah guru Sekolah Dasar di Fatumnasi. Sebagai guru ia selalu mendidik murid-muridnya untuk selalu mencintai dan merawat alam Fatumnasi.

Menurutnya nenek moyang di Fatumnasi turun-temurun mengajarkan kepada anak dan cucu agar hidup akrab dengan alam. "Itulah yang sampai hari ini kami jaga dan kami wariskan kepada generasi muda, alam Fatumnasi harus kami jaga dan pelihara," ungkapnya.

Keesokan harinya, Kamis (26/12/2019) ketika POS-KUPANG.COM hendak kembali Noy dan keluarganya berpesan tidak perlu ragu datang lagi ke Fatumnasi. Dia katakan orang-orang Fatumnasi sangat menghormati dan menjaga siapapun yang datang berkunjung.

TRIBUN WIKKI : Dapatkan Kaos Murah di Ratu Bags and Fashion, Nikmati Juga Aneka Promo Lainnya

Pembinaan Prestasi Cabor Tarung Derajat Dimulai dari Usia Dini

"Siapapun yang mau datang ke sini, datang saja, kami akan selalu menerima dengan senang hati. Kalau ada kesulitan, lapar, sakit, atau kendala lain, jangan segan-segan minta bantuan ke warga, kami membantu dengan tulus hati," ujar Noy.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved