Kasus Penganiyaan Paling Banyak Terjadi Di Ende

kasus yang mengalami penurunan yakni kasus pencurian kendaraan bermotor dari 17 kasus pada tahun 2018 menjadi 5 kasus pada tahun 2019.

Kasus Penganiyaan Paling Banyak Terjadi Di Ende
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin 

Kasus Penganiyaan Paling Banyak Terjadi Di Ende

POS-KUPANG.COM|ENDE-- Kasus yang paling banyak terjadi pada tahun 2019 di Kabupaten Ende yaitu kasus penganiayaan dengan 56 kasus,selanjutnya pencuriaan 52 kasus dan pengeroyokan 30 kasus.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (23/12/2019) di Ende.

Dijelaskan bahwa pada tahun 2019 kasus yang mengalami kenaikan secara signifikan yakni kasus penganiayaan dengan 30 kasus pada tahun 2018 menjadi 56 kasus pada tahun 2019.

Kasus pencuriaan dari 36 kasus pada tahun 2018 menjadi 52 kasus pada tahun 2019.

Kasus pengeroyokan dari 20 kasus pada tahun 2018 menjadi 30 kasus pada tahun 2019.

Kasus penipuan dari 9 kasus pada tahun 2018 menjadi 20 kasus pada tahun 2019.

Dikatakan sedangkan kasus yang mengalami penurunan yakni kasus pencurian kendaraan bermotor dari 17 kasus pada tahun 2018 menjadi 5 kasus pada tahun 2019.

Dalam kasus yang dilaporkan tahun 2018 sampai dengan 2019 sebanyak 16-5,turun 11 kasus. Penyelesaian seperti JPU (P21) tahun 2018 sampai dengan 2019 sebanyak 4-2,turun 2 kasus. ADR tahun 2018 sebanyak 1 kasus sedangkan tahun 2019 tidak ada.

Kapolres Achmad mengatakan kasus yang dilaporkan tahun 2018 sampai dengan 19 Desember 2019 sebanyak 188-276,naik 88 kasus.

72 Anggota Panwascam Kabupaten TTU Dilantik, Ini Harapan Partai Politik

Jelang Perayaan Natal &Tahun; Baru, Bupati SBD Himbau Masyarakat Jaga Ketenangan & Waspada

Sedangkan penyelesaian seperti JPU (P21) tahun 2018 sampai dengan 19 Desember 2019 sebanyak 66-61,turun 5 kasus. ADR tahun 2018 sampai dengan 19 Desember 2019 sebanyak 68-132, naik 64 kasus.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved