72 Anggota Panwascam Kabupaten TTU Dilantik, Ini Harapan Partai Politik

Sebanyak 72 anggota Panwascam Kabupaten TTU Dilantik, ini harapan partai politik

72 Anggota Panwascam Kabupaten TTU Dilantik, Ini Harapan Partai Politik
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Suasana acara pelantikan 72 anggota panwascam di Aula Hotel Victory Dua, Minggu (22/12/2019). 

Sebanyak 72 anggota Panwascam Kabupaten TTU Dilantik, ini harapan partai politik

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Sebanyak 72 anggota panitia pengawas tingkat kecamatan ( Panwascam) terpilih telah dilantik oleh Ketua Bawaslu Timor Tengah Utara ( TTU) Martinus Kolo di Aula Hotel Victory Dua, Minggu (22/12/2019).

Atas dilantiknya anggota panwascam tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten TTU, Yohanes B. Pandak mengharapkan agar dalam menjalankan tugas, semua anggota panwascam, harus dapat berjalan sesuai dengan aturan perundangan undangan yang berlaku.

Banyak Proyek di Nagekeo Tanpa Papan Nama, Ini Penjelasan Wakil Bupati Nagekeo

"Kita berharap supaya semua anggota panwascam ini dalam melaksanakan tugasnya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkap Yohanes kepada Pos Kupang saat ditemui di Aula Hotel Victory Dua, Minggu (22/12/2019).

Yohanes mengatakan, dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), salah satu organ yang paling disoroti masyarakat salah satunya adalah panwascam. Oleh karena itu, panwascam harus bekerja dengan baik dan profesional.

Natal dan Kedamaian Hati

"Artinya, kalau memang ada persoalan harus ditindaklanjuti secara obyektif dan proporsional. Jangan sampai tidak obyektif dan proporsional," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang anggota Komisioner Bawaslu NTT, Jemris Fointuna mengungkapkan, menjadi anggota panwascam harus dapat menjaga independensi dan integritas.

Sebab bekerja sebagai seorang anggota panwascam itu diibaratkan sebagai ikan di dalam aquarium.

"Jadi semua masyarakat dapat menilai kinerja panwascam dari output yang dihasilkan. Jadi yang utama itu, semua panwascam harus menjaga independensi dan integritasnya. Jadi mereka tidak boleh berpihak ke sana ke mari, tapi dengan kepala tegak mereka harus menegakan aturan yang berlaku," tegasnya.

Jemris menambahkan, dalam melaksanakan tugas, apabila nanti menemukan dugaan pelanggaran pemilu, maka panwascam harus memprosesnya sesuai dengan aturan serta mekanisme yang berlaku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved